161 Penderita AIDS
Tanggal: Wednesday, 18 May 2011
Topik: Narkoba


Harian Equator, 13 Mei 2011

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pontianak mengungkapkan, hingga akhir 2010 jumlah penderita AIDS mencapai 161 orang.

Mengantisipasi meningkatnya jumlah penyakit mematikan itu, KPA menggelar rapat kerja bersama Bupati Ria Norsan di ruang rapat bupati.

Sekretaris KPA Kabupaten Pontianak, Westi Anas, mengungkapkan jumlah kasus penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pontianak tiap saat cenderung meningkat. Jika dibiarkan berlanjut, maka kasus penyebaran HIV/AIDS diyakini akan terus bertambah dan lebih besar dari yang terdeteksi petugas.

“Sebelum terlambat, maka kami mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke Klinik VCT Sahabat RSUD dr Rubini Mempawah. Pemeriksaan itu gratis. Sangat dijamin kerahasiaannya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menghentikan penyebaran HIV/AIDS,” tutur Westi.

Jumlah penderita HIV/AIDS, menurut Westi, dikhawatirkan akan terus bertambah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni perlunya keterlibatan dan peranan semua pihak.

“Kata kuncinya kesadaran masyarakat itu sendiri. Terutama mereka yang merasa menjadi penderita HIV/AIDS, hendaknya dengan sadar memeriksakan diri dan berobat. Agar HIV/AIDS tersebut tidak berkembang, dan menyebar kepada orang lainnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPA Kabupaten Pontianak, Ria Norsan meminta masyarakat waspada terhadap penyebaran HIV/AIDS di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat jangan berhubungan seks dengan berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan narkoba dengan jarum suntik secara bergantian, bekas pakai, atau tidak steril. Begitu juga penggunaan pisau cukur yang digunakan penderita dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS. Karena itu, kita semua harus berhati-hati,” pinta Norsan.

Bupati, meminta KPA Kabupaten Pontianak untuk bekerja dengan baik, maksimal melaksanakan program kerjanya. Terutama melakukan upaya preventif terhadap penyebaran HIV/AIDS di masyarakat agar jumlah penderitanya tidak bertambah dan menyebar.

“Pemkab senantiasa mendukung upaya KPA dalam menekan laju penyebaran penyakit HIV/AIDS di masyarakat. Apalagi saat ini Kabupaten Pontianak masih menempati urutan ketiga jumlah penderita AIDS terbanyak di Kalbar, setelah Kota Pontianak dan Kota Singkawang,” ungkapnya mengakhiri. (hry/shn)

Sumber :
equator-news.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4114