3 Lokasi di Bogor Diawasi
Tanggal: Wednesday, 18 May 2011
Topik: Narkoba


Jurnal Bogor, 14 Mei 2011

Berbagai upaya terus dilakukan berbagai pihak untuk menekan angka pertumbuhan penderita HIV AID di Indonesia termasuk di Kota Bogor. Jumat malam (13/5) Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Republik Indonesia menggandeng sejumlah aktivis HIV/AIDS se Indonesia melakukan pengamatan pelaku seks beresiko di Kota Bogor. Hal ini dilakukan karena gejala tingkat prevelensi HIV/AIDS akibat seks beresiko di Kota Bogor semakin meningkat.

Observasi dilakukan dengan menyusup ke kantong-kantong tempat seks beresiko, seperti di kawasan Taman Topi, Terminal Bubulak, dan Jalan Bangka. Observasi juga dilakukan dengan menggandeng para pelaku seks beresiko di setiap daerah yang sudah memahami pentingnya kegiatan tersebut. Dengan melakukan observasi langsung, diharapkan para aktivis bisa memetakan permasalahan berdasarkan realita dan membuat program-program pencegahan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan berharap observasi tersebut dapat melahirkan berbagai langkah untuk menekan laju penderita HIV/AIDS di Kota Bogor. “Semoga kunjungan ini akan membawa hikmah serta manfaat bagi peningkatan pengetahuan semua anggota rombongan,” harapnya. Aldho H Indrabudi

Sumber :
jurnalbogor.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4120