1,6 Juta Pasangan Menikah Berisiko Terkena HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 23 May 2011
Topik: HIV/AIDS


Indopos, 18 Mei 2011

BAGI anda yang sudah menikah patut waspada. Pasalnya, data dari Kementrian Kesehatan menyebutkan, sebanyak 1,6 juta pasangan menikah berisiko tinggi tertular HIV/ AIDS. Hal itu lantaran ada 186.257 ODHA (orang dengan HIV/AIDS) yang rata-rata sudah menikah. Sementara sebanyak 3,1 juta pria dewasa tercatat membeli sex di luar pasangan tetapnya. Kisarannya antara 2 persen hingga 20 persen. Praktis, dari data tersebut diketahui, perempuan yang memiliki pasangan suka ’jajan’ di luar sangat rentan menularkan penyakit yang mematikan itu kepada pasangannya di rumah.

”Media dengan kekuatannya sangat berperan penting dalam penyebaran informasi tentang cepatnya penyebaran virus berbahaya tersebut,” ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Nafsiah Mboi dalam Workshop Wartawan dan Populasi Kunci Dalam Strategi Penanggulangan HIV/AIDS di Jakarta, kemarin (18/5). Diakuinya, keterbukaan komunikasi antarberbagai instansi seperti pemuka agama, LSM dan media, menjadi satu kesatuan dalam menekan penyebaran HIV/ AIDS yang hingga saat ini belum mampu terdata secara pasti pada setiap individu. Namun yang harus diingat, kata dia, untuk mengungkap data AIDS dan mencegahnya harus dilakukan tanpa diskriminasi terhadap pengidap.

Targetnya, pada 2015, penyakit AIDS bersama TB dan Ma-laria diharapkan terjadi penurunan epidemi. ”Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan pelayanan terhadap populasi kunci yang akan dibantu dokter, bidan dan perawat. Dukungan pemerintah dalam penanggulangan HIV/AIDS ini juga sangat penting,” katanya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI, total jumlah kasus HIV/AIDS di DKI Jakarta mencapai 5.827 kasus. Terdiri dari 2.849 kasus HIV dan 3.008 kasus AIDS. Hingga Maret 2010 dilaporkan terjadi penurunan 21 kasus atau masih 2.828 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2002 orang menderita AIDS dari pengguna jarum suntik, sementara 426 menderita AIDS dari non jarum suntik.

Sebanyak 426 orang dilaporkan meninggal dunia. Menurut Sekretaris KPAP DKI Jakarta Rohana Manggala, hingga 2012, DKI menargetkan bisa mencegah 36 ribu kasus infeksi baru HIV/AIDS. Sementara untuk tahun ini, ditargetkan bisa dicegah 16 ribu kasus infeksi baru HIV/AIDS. Dari penelitian yang dilakukan KPAP DKI terdapat 1.131 kasus atau 19,31 persen. Sementara dari jenis kelamin, laki-laki sebanyak 75 persen, sedangkan perempuan 25 persen. ”HIV/ AIDS sudah menjadi fakta di masyarakat yang harus bisa dicegah. Yang belum tertular diharapkan tidak sampai tertular, sementara yang sudah tertular, tidak menularkan kepada yang belum tertular,” katanya. (ibl)

Sumber :
indopos.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4126