Pemuka Agama Belum Paham HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 23 May 2011
Topik: HIV/AIDS


Sinar Harapan, 19 Mei 2011

Penulis : Heru Guntoro

Hingga saat ini, masih banyak pemuka agama yang belum memahami penyakit HIV/AIDS.

Padahal, pemuka agama diperlukan sebagai pembimbing masyarakat. Hal ini menyulitkan pemerintah dalam mengurangi jumlah penderita penyakit ini.

Ketua Dewan Mesjid Jawa Timur, Yanto, berani menjamin bahwa 95 persen pemuka agama di Jawa Timur belum memahami HIV/AIDS. "Ada stigma awal bahwa penanggung jawab penanggulangan HIV hanya tugas pemerintah dan beberapa LSM. Faktor kedua bahwa HIV hanya ada di lokalisasi.

Padahal setelah dievaluasi, HIV dan AIDS ada di sekitar kita," kata Yanto yang juga anggota Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Timur dalam Konferensi Lintas Iman tentang HIV dan AIDS di Jakarta, Rabu (18/5). Oleh karena itu, perlu digiatkan sosialisasi tentang penyakit ini demi menanggulangi penyebarannya.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah bidang Kesehatan Sosial dan Penanggulangan Bencana, Syafiq Mughini menegaskan, HIV/AIDS tidak diperlukan fatwa haram, seperti halnya rokok. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, Nafsiah Mboi mengungkapkan, penanggulangan HIV/AIDS di kalangan pengguna narkoba mengalami penurunan. Namun, di kalangan rumah tangga, penyebaran penyakit ini justru makin memprihatinkan.

"Potensi perempuan berisiko terkena HIV karena bersuami pria yang mengidap virus tersebut adalah sebanyak 1,6 juta orang, sedangkan data hingga Maret 2011 menyebutkan sebanyak 2.160 ibu rumah tangga telah tertular," ungkap Nasfiah. Dia menjelaskan, ibu rumah tangga merupakan kalangan terinfeksi HIV/AIDS tertinggi dari kalangan perempuan di Indonesia saat ini, jauh melebihi penjaja seks yang jumlahnya hanya mencapai 457 orang.

Ia menilai perlu pendekatan yang menyeluruh dalam menangani HIV/AIDS. "Semua pendekatan perlu dilakukan untuk mengurangi penularan HIV/AIDS, baik dari kesehatan, agama, maupun sosial kemasyarakatan," ungkap Nafsiah.

Sumber : sinarharapan.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4128