Sulsel Peringkat Ke-6 Penggunan Narkoba Aktif
Tanggal: Monday, 23 May 2011
Topik: Narkoba


Tribun-Timur, 19 Mei 2011

Sulawesi Selatan berada di peringkat keenam pengguna narkoba terbanyak dan paling aktif di Indonesia. Kebanyakan pemakainya adalah anak sekolah dan putus sekolah. Ironisnya, sebagain besar dari mereka terjangkit HIV/AIDS.

Data dari Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulsel menyebutkan, pengguna narkoba di provinsi ini mencapai 103 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen atau 10.300 orang di antaranya berada di Makassar. Rata-rata pengguna narkoba antara usia 10-59 tahun.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penanggulangan Narkoba dan Pengguna Zat Adiktif (Nafza) serta HIV/AIDS Pemprov Sulsel Dr Dwi Djoko Purnomo dalam Pembekalan Skill Bagi Orang Tua Siswa SD, SMP, dan SMA se- Sulsel. Acara yang berlangtsung di Hotel Yasmin, Jl Jampea, Makassar, Kamis (19/5/2011) ini dikuti sekitar 43 peserta. Joko meminta kepada orang tua agar lebih berperan dalam menanggulangi penyebaran narkoba di kalangan pelajar. Orang tua adalah benteng utama bagi mereka sebelum terjun ke masyarakat.

Acara dihadiri puluhan peserta diantaranya orang tua murid, tokoh pemuda, tokoh masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, dan para pakar narkotika dan HIV /AIDS. Para peserta yang menghadiri pembekalan mendapat berbagai materi diantaranya, tentang Penegakan Hukum Kasus Narkoba di Sulsel, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba berbasis Orang tua dan Remaja, bagaimana cara menghadapi anak yang mengalami kecanduan Narkoba, Perawatan Keluarga terhadap korban Napza dan HIV-AIDS, Parenting skill dalam keluarga, serta bahaya Narkoba bagi pemuda dan pelajar.

Salah satu penanganan dan upaya pengurangan angka pengguna narkoba di Sulsel, kata Agus, melalui penyediaan ruang terapi dan rehabilitasi. Fasilitas penanganan pengguna narkoba yang sudah ada di RS Dadi akan direhabilitasi.

Sumber : tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4129