Banyak Penderita HIV/AIDS belum Terdata
Tanggal: Friday, 27 May 2011
Topik: HIV/AIDS


Metronews, 22 Mei 2011

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pontianak mengakui masih banyak orang yang terinfeksi HIV/AIDS di wilayahnya belum terdata, karena masih ada ketidakpedulian masyarakat untuk memeriksa status kesehatannya secara sukarela.

"Apalagi peredaran narkoba yang terus menyebar secara diam-diam dan aktivitas transmisi seks bebas tidak terdeteksi, hal ini mengakibatkan orang terinfeksi HIV/AIDS tidak bisa sepenuhnya terdata. Jadi data yang ada seperti fenomena gunung es saja," kata Ketua Harian KPA Pontianak Multi Junto Bhatarendro saat 'Malam Renungan AIDS Nusantara 2011' di Pontianak, Sabtu (21/5) malam.

Multi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak menyebutkan, berdasarkan data pihaknya, hingga April 2011, jumlah orang yang terinfeksi HIV di kota Khatulistiwa tersebut sudah mencapai 1.488 orang, dengan kasus AIDS 966 orang, dan yang telah meninggal sebanyak 124 orang.

Dikatakannya, pemerintah kota dalam penanggulangan HIV/AIDS tidak bisa sendirian, namun butuh keterlibatan dan kesadaran masyarakat untuk secara sukarela peduli terhadap status kesehatannya dengan mau melakukan tes secara sukarela di lokasi VCT (Voluntary and Counseling Testing) yang sudah tersedia hampir di seluruh layanan kesehatan di Kota Pontianak.

VCT adalah suatu program yang digunakan pihak medis untuk mengetahui sudah seberapa jauh seorang pengidap HIV/AIDS menderita penyakitnya.

"Memang orang yang terinfeksi HIV/AIDS ini tampaknya sama sehatnya dengan orang lain. Berbeda dengan orang yang sakit hepatitis atau meningitis, orang lain tahu ia sakit. Tapi tampilan orang yang terinfeksi HIV/AIDS, bisa jadi orang lain tak tahu, kecuali saat tertentu lemah fisiknya. Dengan VCT, kita akan mudah mengetahuinya," katanya pada saat sebelum acara renungan dimulai.

Multi mengharapkan kegiatan Malam Renungan AIDS ini bisa menyatukan semua orang untuk memikirkan dan merenungkan epidemi AIDS yang sudah banyak mengambil nyawa manusia di dunia. Dia mengatakan KPA Kota Pontianak mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan orang yang hidup dengan HIV/AIDS (Ohidha).(MI/DNI)

Sumber :
metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4152