Duh...Enam Pelajar Jember Terinveksi HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 31 May 2011
Topik: HIV/AIDS


Republika, 30 Mei 2011

Sebanyak enam pelajar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terinfeksi penyakit HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik saat mengonsumsi narkotika dan obat-obat terlarang. "Dinkes dengan Dinas Pendidikan Jember terus melakukan sosialisasi terhadap para pelajar tentang bahaya dan penularan penyakit HIV/AIDS, sehingga mereka tidak tertular penyakit yang mematikan itu," tuturnya.

Menurut dia, penularan HIV/AIDS disebabkan penggunaan jarum suntik pada saat mengonsumsi narkoba, melakukan hubungan seks bebas dengan gonta-ganti pasangan, dan berperilaku seks menyimpang.

"Kami berharap generasi muda menjauhi narkoba, tidak melakukan hubungan seks bebas, dan tidak berperilaku menyimpang, sehingga tidak terinfeksi virus mematikan itu," paparnya.

Selain enam pelajar, lanjut dia, dua petugas medis terinfeksi HIV/AIDS, karena kurang hati-hati dalam menangani pasien penderita HIV/AIDS.

"Kemungkinan petugas medis itu tidak menjalankan penanganan penderita HIV/AIDS sesuai dengan prosedur," katanya menjelaskan.

Data di Dinkes Jember tercatat jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 357 kasus dan sedikitnya 36 penderita yang meninggal dunia karena memasuki stadium tiga, sehingga daya tahan tubuhnya menurun dan berujung pada kematian.

Selama tahun 2010, sebanyak empat bayi berusia di bawah lima tahun (balita) terinfeksi HIV/AIDS dengan satu di antaranya meninggal dunia.

Sumber : republika.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4159