Di Jabar, Tercatat 126 Penderita AIDS
Tanggal: Tuesday, 07 June 2011
Topik: Narkoba


TRIBUN JABAR, 06 JUni 2011

BANDUNG - Koordinator Jaringan Orang Terinveksi HIV Indonesia, Wahyu Wibisana, mengatakan, penderita AIDS yang sudah teregistrasi di Jawa Barat saat ini berjumlah 126 orang.

Jumlah tersebut diketahui berdasarkan data peminum antiretroviral (ARV) dan beberapa didata berdasarkan data penderita. Ia mengatakan bahwa jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan masukan data baru yang datang ke mejanya.

"Saat ini sedang diverifikasi ulang sebanyak 30 orang," katanya saat ditemui setelah acara diskusi pembahasan Raperda HIV/AIDS di Ruang Malabar, Gedung Sate, Senin (6/5).

Wahyu berharap pemerintah memperhatikan pembagian obat gratis ARV untuk menekan penyebaran virus HIV/AIDS di dalam tubuh. Pasalnya, hingga saat ini pembiayaan pembagian obat gratis ini dilakukan oleh Global Fund bekerja sama dengan unit PBB yang menangani HIV/AIDS.

"Jika Global Fund mencabut pembiayaan obat gratis ini, bagaimana kelanjutannya? Apakah pemerintah Indonesia akan melanjutkan atau tidak?" ujarnya.

Mengomentari masalah pembiayan obat, menurut dia, pemerintah bisa saja tidak menggratiskan obat untuk penderita HIV/AIDS ini asalkan masih terjangkau oleh para penderita. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kecemburuan sosial antara penderita HIV/AIDS dan penderita penyakit lainnya. "Bisa saja itu tidak digratiskan asalkan harganya masih terjangkau oleh kami," katanya. (fam)

Sumber: jabar.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4180