Penderita AIDS Diberi Obat Kedaluwarsa
Tanggal: Tuesday, 07 June 2011
Topik: Narkoba


TRIBUN JABAR, 06 Juni 2011

BANDUNG - Koordinator Jaringan Orang Terinveksi HIV Indonesia (JOTHI), Wahyu Wibisana, mengatakan bahwa obat antiretroviral (arv), yang berfungsi untuk menekan penyebaran virus HIV/AIDS, sudah kedaluwarsa saat dibagikan kepada penderita. Fakta tersebut ia lihat di kemasan obat saat melihat masa kedaluwarsa yang memasuki bulan Juni 2011 sekarang.

"Saya bingung antara harus meminum dan tidak karena melihat masa kedaluwarsa yang masuk bulan sekarang. Untuk penderita AIDS seperti saya, minum arv adalah harga mati," ujarnya saat diskusi membahas draf Raperda HIV/AIDS di Ruang Malabar, Gedung Sate, Senin (6/5).

Wahyu mengatakan, seharusnya pemerintah lebih teliti dan waspada terhadap pembagian obat gratis ini. Pasalnya, kendati dibagikan secara gratis kepada penderita HIV/AIDS, mereka yang mengalami ketergantungan mempunyai efek yang fatal jika meminum obat ini. Ia mengatakan bahwa pemberian obat ini selama ini dibiayai oleh Global Fund yang bekerja sama dengan unit PBB yang menangani HIV/AIDS. (fam)

Sumber: jabar.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4181