Sembilan Tahun Lagi AIDS Tiada
Tanggal: Sunday, 12 June 2011
Topik: Narkoba


KOMPAS.com, 09 Juni 2011

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-Moon menekankan soal penuntasan penyakit AIDS. Saat berbicara pada pembukaan konferensi AIDS di New York, Ki-Moon mematok target. "Aksi global mengakhiri penyakit AIDS pada 2020," katanya.

Warta AP dan AFP pada Kamis (9/6/2011) menunjukkan, pertemuan tiga hari tersebut sekaligus untuk memperingati 30 tahun penemuan virus HIV yang bisa menyebabkan AIDS. Saat ini, 34 juta orang terpapar HIV, tetapi hanya setengahnya yang menyadari kalau mereka memiliki AIDS. "Jika kita melihat sejarah AIDS, maka kita harus tegas. Itu berarti termasuk menghadapi isu sensitif seperti hubungan sesama jenis, pengguna narkoba, dan pelacuran," ungkapnya.

Afrika

Pertemuan yang diikuti 30 presiden dan kepala pemerintahan ini juga digunakan sejumlah pemimpin Afrika untuk mengungkapkan kesulitan dana dalam penanggulangan AIDS. "Pendanaan merupakan kunci sukses dalam penanggulangan AIDS," kata Presiden Nigeria Jonathan Goodluck, yang negaranya berada di peringkat kedua pengidap AIDS terbesar di dunia setelah Afrika Selatan.

Presiden Gabon Ali Bongo Ondimba mengatakan, sumber daya yang tersedia di Afrika sangat terbatas, mengingat penyebaran AIDS yang meluas di kawasan Afrika. Lebih dari 9 juta orang belum mendapatkan pengobatan retroviral dan diperkirakan 1,8 juta orang meninggal akibat AIDS.

Pada 1982, terminologi acquired immuno deficiency syndrome (AIDS) dipakai untuk kali pertama. Dua tahun sesudahnya, virus AIDS diberi nama HIV. Pada 2011, tercatat, ada 22 juta kematian dari 60 juta orang yang terinfeksi HIV.

Sumber: internasional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4201