Asyik Bobok Siang, 24 Pasangan Diganggu
Tanggal: Monday, 13 June 2011
Topik: Narkoba


SURYA Online, 11 Juni 2011

MOJOKERTO - Sebanyak 24 pasangan tanpa surat nikah dan seorang warga tanpa KTP diciduk petugas Satpol PP di sejumlah hotel di Kota Mojokerto, Jumat (10/6) siang.

Selain didata, 49 orang ini dites darah. Hasilnya, ada satu yang terjangkit virus HIV/AIDS. Identitas perempuan ini dirahasiakan pihak Dinkes.

Mereka dijaring dari Hotel Naga Mas, Hotel Sekar Putih, dan Hotel Slamet. Di Hotel Naga Mas di Jl Pahlawan, petugas menjaring delapan pasangan yang tengah ’bobok siang’. Sedang di Sekar Putih, terjaring 6 pasangan, dan di Slamet di Jl Panglima Sudirman Kota Mojokerto, terjaring 4 pasangan.

”Sesuai dengan perda, kami razia pasangan yang tidak memiliki atau tidak bisa menunjukkan surat nikah sah. Yang tak ber-KTP juga kami ciduk,” ujar Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Samsul Hadi.

Kegiatan yang digelar menjelang hajatan musyawarah Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) itu, menurut Samsul, merupakan kegiatan nonesisi. Mereka yang terjaring diamankan untuk didata. Namun proses mereka tidak dilanjutkan sampai ke pengadilan.

“Tidak ada kaitannya dengan Apeksi. Ini kegiatan rutin untuk menekan kriminalitas dan prostitusi. Hanya saja, kali ini sekaligus untuk deteksi penyakit HIV/AIDS,” ujar Samsul.

Hasil pendataan petugas Satpol PP, Dinkes, dan Kabag Humas M Achnan, menyebutkan, 49 warga itu sebagian besar bukan lajang. Ada juga seorang janda yang terjaring di Hotel Naga Masa saat ‘bobok siang’ dengan oknum kepala desa di Kecamatan Pungging, Kab Mojokerto. bet

Sumber: www.surya.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4213