www.metrotvnews.com
">


Ups, Dana Bantuan Penderita AIDS Disalahgunakan
Tanggal: Monday, 13 June 2011
Topik: Narkoba


metrotvnews.com, 12 Juni 2011

PEMERINTAH Malawi menghentikan pengucuran dana tambahan bagi pegawai negeri yang menderita HIV/ AIDS. Sebab, penerima dana tak mempergunakan dana itu untuk pengobatan. Beberapa di antara bahkan menyalahgunakan uang untuk membayar jasa prostitusi dan membeli alkohol.

Pejabat pemerintah Mary Shaba mengatakan Orang dengan HIV AIDS (ODHA) menerima dana bantuan US$ 35 atau Rp 298.000 setiap bulan. Namun lantaran diselewengkan, pemerintah mengganti uang itu dengan makanan bernutrisi.

"Hal ini akan menghentikan para pegawai membelanjakan dana untuk menggunakan jasa Pekerja Seks Komersial (PSK) dan semakin menyebarkan virus", ujarnya baru-baru ini.

Skema ini bertujuan untuk membantu memperbaiki susunan makanan para pegawai. Shaba mengatakan skema yang mulai diterapkan pada tahun 2007 juga disalahgunakan pegawai negeri yang berpura-pura ODHA agar mendapatkan dana tersebut.

Sekitar 40 ribu dari sekitar 170 ribu pegawai negeri mendapatkan bantuan tersebut. Gaji bulanan rata-rata pegawai negeri Malawi adalah US$ 100 atau Rp 851.000.

Sekitar 14% penduduk negara itu HIV positif. Penyakit ini menurunkan usia harapan hidup di negara Afrika Selatan tersebut menjadi 36 tahun. Langkah ini diambil sementara PBB mengadakan KTT untuk memperingati diagnosa pertama AIDS.(go4/RRN)

Sumber: www.metrotvnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4214