Napi Lapas Salambue Ditest HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 15 June 2011
Topik: HIV/AIDS


Harian Analisa, 15 Juni 2011

Guna mengedentifikasi sekaligus mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS, Balai Kesehatan (BLK) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Dinkes Kota P.Sidimpuan melakukan test kesehatan terhadap 50 narapidana lapas Salambue Kota Padangsidimpuan.

"Test dilakukan dengan cara mengambil sampel darah, air liur dan seni para napi yang nantinya akan diperiksa di laboratorium Provsu," ujar Ketua rombongan tim BLK Provsu Nurhayati kepada Analisa di Lapas Salambue Kota P. Sidimpuan, Selasa (14/6).

Dikatakan, Kegiatan pemeriksaan tersebut juga merupakan salah satu program Dinkes Sumut yang digelar secara kontiniu untuk mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS.

"Test HIV/AIDS ini kontiniu kita lakukan di Lapas di seluruh Sumatera Utara tanpa terkecuali," ungkapnya.

Dijelaskan, sampel darah yang diambil dari penghuni lapas akan langsung dibawa ke Medan untuk diteliti dan setelah hasilnya didapatkan, BLK Dinkes Sumut akan mengirimkannya ke Dinkes setempat untuk ditindaklanjuti. "Pemeriksaan HIV/AIDS berlaku untuk semua penghuni LP tanpa ada pengecualian," terangnya.

Ditambahkan, selain melakukan pemeriksaan HIV/AIDS bagi narapidana, BLK Dinkes Sumut juga melakukan pemeriksaan kecacingan bagi 50 murid SD di wilayah Pokenjior, Kecamatan Hutaimbaru dan pemeriksaan kolestrol dan penyakit gula bagi 75 lansia di Kecamatan Angkola Jae Kota P. Sidimpuan.

"Pemeriksaan kita lakukan bersifat terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat," tuturnya.Terpisah, Kadiskes Kota P.Sidimpuan Doriah Hafni mengungkapkan, pemeriksaan ini sebagai awal pihaknya dalam memaksimalkan pencegahan penularan HIV/AIDS.

Menurutnya, penularan HIV/AIDS di LP sangat rentan, karena pergaulan di dalam tidak bisa terpantau. "Tidak bisa dipungkiri, para penghuni LP memiliki hasrat untuk berhubungan seks," katanya.

Diharapkannya, pihak BLK Dinkes Sumut dapat secepatnya memberikan hasil tes darah para napi tersebut, sehingga Dinkes Kota P.Sidimpuan dapat mengambil kebijakan untuk menanggulangi penyebarannya di Kota Padangsidimpuan.

Sementara salah seorang Napi Salambue Buyung Siregar (37) menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan itu. "Kami menyambut baik kegiatan ini, karena dapat mengetahui kondisi kesehatan secara gratis," ujarnya.

Buyung mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan karena sangat bermanfaat terhadap para napi baik saat masih menjalani hukuman ataupun setelah keluar dari LP. (hih)

Sumber: Harian Analisa




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4224