3 Pelajar Melacur Dirazia di Bogor
Tanggal: Friday, 17 June 2011
Topik: Narkoba


Pos Kota, 16 Juni 2011

BOGOR – Belasan pelacur diciduk Satpol PP Kota Bogor, Jawa Barat, yang menggelar razia di sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat mangkal, Rabu malam hingga Kamis dinihari. Dari 19 pelacur yang diamankan, tiga di antaranya anak baru gede yang mengaku masih sekolah.

Razia yang didukung sekitar 30 petugas gabungan dari anggota Satpol PP dan TNI ini, dimulai sejak pukul 21:00 dengan menyisir mulai dari Taman Topi, Padjajaran, Lapas Paledang hingga Ciawi dan Terminal Bubulak. “Dari 19 yang terjaring, 3 diantaranya masih berusia 15 dan 16 tahun dan mengaku masih bersekolah,” ujar Kasi Penegak Peraturan Daerah SatPol PP Kota Bogor, Endang S, Kamis.

Operasi dimulai dengan menyisir kawasan Taman Topi dan sekitar Lapas Paledang. Namun, petugas hanya berhasil menangkap dua pelacur. Kemudian mengarah sekitar Tugu Kujang. Di lokasi ini, petugas terlibat kejar-kejaran. Bahkan, di antara mereka ada yang berlagak menangis dan berdalih tengah menunggu suami atau anaknya yang bekerja. “Itu cuma alasan,” ujar Endang.

Selain itu, petugas menyusuri beberapa lokasi mangkal PSK di sekitar Simpang Ciawi, yang merupakan perbatasan Kota dengan Kabupaten Bogor. Selanjutnya, 19 pelacur ini, dibawa ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakersos) Kota Bogor untuk didata dan diperiksa darah sekaligus cek kesehatan.

‘Kami lakukan cek darah dan urine, apakah mereka terjangkit penyakit HIV atau tidak,” ujar Sugeng Rulyadi, Kasi Rehabsos Disnakersos. Bagi yang dibawa umur, jika ditolak panti rehablitisasi, pihaknya akan membinanya. “Jika tak sesuai dengan kriteria panti, maka ketiga pelacur ini akan kami berikan pembinaan dan bimbingan mental,” sebutnya. (iwan/B)

Sumber: Pos Kota



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4234