Penderita HIV/AIDS di Medan Capai 2.560 Orang
Tanggal: Monday, 20 June 2011
Topik: HIV/AIDS


JPNN.com, 17 Juni 2011

MEDAN- Data Dinas Kesehatan Kota Medan sejak tahun 2006 hingga Mei 2011 ada 2.560 penderita HIV/AIDS. Di antaranya laki-laki 1.977 orang dan 583 orang wanita. Faktor risiko terbesar heteroseksual (hubungan seks bebas) berjumlah 1.542 orang dan penggunaan narkoba dengan jarum suntik 816 orang.

Penderita terbesar usia 25-33 tahun berjumlah 1.473 orang, anak-anak di bawah usia 15 tahun 47 orang dan usia 16-24 tahun sebanyak 442 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 418 orang meninggal dunia. Sementara hingga Mei 2011, sudah 1.486 orang berkunjung ke klinik IMS dan 271 dirujuk ke klinik VCT.

Kepala Klinik Bestari Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Indra Gunawan mengaku, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS) rentan terkena HIV. Ini dikarenakan IMS merupakan pintu masuk bagi HIV dan setiap 1.000 orang berhubungan seks dengan yang positif HIV maka 1 diantaranya akan terkena HIV.

Diterangkannya, untuk menanggulangi atau mengatasi permasalahan HIV, pihaknya melakukan penyuluhan dan sosialisasi baik secara terpadu maupun terintegrasi seperti mendatangi tempat yang mungkin dijadikan para pekerja seks komersil (PSK) yang ada di pinggir jalan, cafe dan lainnya.

"Kita melakukan pemeriksaan IMS dan HIV melalui klinik VCT sekaligus melakukan pembinaan sedini mungkin kepada para wanita penjaja seks," ujarnya.

Mengenai jumlah kunjungan rata-rata kunjungannya 100 orang per bulan. "Jumlah ini didapat baik dari mereka yang datang ke klinik maupun yang dikunjungi petugas kesehatan, dan rata-rata 20 orang per bulan diperiksa darahnya. Dari 20 orang 1-2 orang positif HIV dan mayoritas penderitanya merupakan warga Kota Medan," katanya.

Disamping memberikan pembinaan dan penyuluhan, pihaknya menyarankan agar PSK mencari kerja yang lain atau ganti profesi dan penderita IMS jangan berhubungan seks lagi. "Sekarang dengan penyuluhan yang terus menerus, kasus PSK yang mengalami penyakit IMS dan lainnya menurun. Yang sulit dikontrol itu kliennya, ini yang perlu dijangkau ke depannya serta target penyuluhan pada ibu rumah tangga (IRT)," ujarnya. (jon/uma)

Sumber: JPNN




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4240