16 Anak Terinfeksi HIV di Lampung
Tanggal: Monday, 27 June 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 26 Juni 2011

BANDAR LAMPUNG - Klinik Voluntary Counselling and Testing (VCT) Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RUSDAM) Lampung hingga pertengahan 2011 melayani 16 anak yang terinfeksi HIV/AIDS dari seluruh kabupaten/kota di daerah itu.

"Ada 16 anak yang saat ini menjalani terapi ARV (Anti Retroviral-pengobatan bagi ODHA), dan semuanya tertular dari orang tuanya," kata Manager Kasus Klinik VCT RSUDAM Lampung Ade Komariah Indira, di Bandarlampung, Jumat (24/6/2011).

Saat ini, VCT RSUDAM Lampung menunjukkan, sekitar 214 orang dengan Human Immunodeficiency Virus Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) atau ODHA di daerah itu telah menjalani terapi antiretroviral (ARV) secara rutin.

Mereka yang menjalani terapi ARV di klinik VCT RSUDAM Lampung berasal dari 14 kabupaten/kota di Lampung, termasuk diantaranya anak-anak.

Saat ini, ada lima jenis obat ARV yang tersedia bagi ODHA di klinik VCT RSUDAM Lampung, yaitu jenis AZT, 3TC, D4T, Nevirapin, dan Evaviren.

Masing-masing ODHA biasanya mengonsumsi tiga di antaranya, tergantung mana yang cocok dengan tubuh mereka.

Mereka semua menjalani terapi dengan mengonsumsi obat ARV bagi pengidap HIV yang berada pada "lini pertama" tahapan infeksi virus tersebut.

Kasus HIV di Lampung belum menemukan ODHA yang memasuki tahap terinfeksi HIV pada lini kedua, sehingga obat bagi pasien "lini kedua" belum disediakan di daerah itu.

Menurut dia, penyebaran virus HIV yang demikian masif saat ini memaksa pemerintah bergerak cepat, untuk menekan penyebarannya.

"Peningkatan angka orang terinfeksi dari kalangan ibu rumah tangga dan ke anak yang dikandungnya telah memaksa semua pihak untuk mengatasi penyebaran HIV yang masif itu," kata Ade.

Potensi perempuan berisiko terkena HIV karena bersuami pria yang mengidap virus tersebut pada 2011 meningkat tajam, dan jauh lebih tinggi ketimbang penjaja seks. (*)

Sumber: www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4264