Kejahatan Narkoba Menghambat Daya Saing Bangsa
Tanggal: Tuesday, 28 June 2011
Topik: Narkoba


Media Indonesia, 26 Juni 2011

JAKARTA : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan kejahatan serius.

"Kejahatan narkoba sangat serius dan berbahaya bagi umat manusia sedunia dan bangsa Indonesia," ujar Presiden pada peringatan Hari Antinarkoba Sedunia di Silang Monas, Jakarta, Minggu (26/6) pagi tadi.

Peringatan HANI antara lain dihadiri juga oleh wapres Budiono, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere, Menkominfo Tifatul Sembiring, Wakil Gubernur DKI Prijanto, dan perwakilan sejumlah negara sahabat.

Presiden mengidentifikasi lima indikator betapa narkoba merupakan kejahatan serius dan berbahaya.

Pertama, narkoba merusak fisik dan karakter generasi bangsa di mana pun. "Kejahatan narkoba bisa mengganggu daya saing bangsa," ucap presiden.

Kedua, penyalahgunaan narkoba memicu percepatan penyebaran penyakit HIV AIDS. Ketiga, narkoba mendorong kejahatan lain.

"Kejahatan narkoba bisa mendorong kejahatan lain, seperti perampokan, pencucian uang, termasuk terorisme. Di berbagai belahan dunia terbukti banyak kejahatan terorisme dibiayai oleh peredaran narkoba," ujar presiden.

Keempat, kejahatan narkoba merupakan jaringan global. Dan, kelima, korban penyalahgunaa narkoba sulit sekali direhabilitasi.

Untuk itu, Presiden mengimbau bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa lain untuk serius menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (OL-5)

Sumber: www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4268