Narkoba Penyebab HIV AIDS di Balikpapan
Tanggal: Tuesday, 28 June 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 27 Juni 2011

BALIKPAPAN - Tingginya angka pengguna narkotika dan obat obatan terlarang berbanding lurus dengan kenaikan penderita AIDS di Balikpapan. Pengguna narkotika dan obat terlarang dibalikpapan menyumbang lebih dari persen penyebab HIV AIDS.

Penyakit mematikan itu menular melalui penggunaan jarum suntik yang biasanya digunakan oleh penyandu narkoba secara bergantian.

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mencatat jumlah penderita HIV AIDS tahun ini mencapai 444 penderita, jumlah tersebut meningkat jika dibanding tahun 2010 yang hanya 399 orang.

Kepala dinas kesehatan Kota Balikpapan Dyah Muryani mengatakan penderita AIDS yang sebelumnya pemakai narkoba terinfeksi melalui jarum suntik yang digunakan secara bergantian.

Karena itu pemberantasan narkotika akan berdampak besar oleh penderita HIV AIDS. "Salah satu penyebabnya adalah narkoba, sekitar 50 persen penularan HIV AIDS adalah narkoba," ujar Dyah.

Menurut Dyah Muryani, penderita HIV AIDS seperti gunung es, jumlahnya bisa lebih besar dari yang terdeteksi. "Diantara beberapa penderita HIV AIDS itu adalah ibu hamil, bahkan ada yang sudah melahirkan dua orang. Ada 444 orang yang terdeteksi positif HIV AIDS tapi ini seperti gunung es jumlahnya lebih besar dari yang terdata, jadi jumlahnya pasti lebih dari 444 orang. Contoh ibu hamil yang positif mengidap HIV AIDS akan menularkan pada anaknya." jelas Dyah.

Pemerintah kota Balikpapan berupaya menekan laju pertumbuhan virus hiv dibalikpapan melalui sosialisasi dan pendampingan dan menekan peredaran narkoba. Seperti yang sudah dilansir oleh Tribunnews.co.id, Balikpapan saat ini menduduki peringkat kedua dalam penggunaan narkoba.

Hingga Juni 2011 pengguna narkoba di Kaltim mencapai 51 ribu jiwa atau naik 3 ribu dari tahun 2010 lalu. Di Indonesia Kaltim menempati peringkat 5 terbesar pengguna narkoba.

"Samarinda peringkat pertama yang mencapai 60 persen pengguna narkoba, sedangkan Balikpapan peringkat kedua sekitar 20 persen lalu Kabupaten Kutai Kertanegara, Tarakan dan Nunukan," ujar Sabar Sinaga, Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim.

Sumber
: www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4269