www.tribunnews.com
">


Jumlah PSK Tinggi, Dinsos Sumut Antisipasi Penularan HIV
Tanggal: Friday, 01 July 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 29 Juni 2011

MEDAN - Dinas Kesejahteraan Sosial Sumatera Utara (Sumut) melakukan upaya pembinaan dengan sistem panti maupun non panti terhadap temuan 12 persen atau sekira 724 penderita positif HIV/AIDS dari 12.532 PSK langsung dan tidak langsung di Sumatera Utara berdasarkan hasil survey biologi (cero survey).

“Artinya, ini dilakukan agar WTS ataupun PSK yang positif HIV/AIDS tidak dapat menularkan virus yang dideritanya kepada pelanggan. Sementara ini, data itu belum ada dengan kita. Dan, perlu diketahui, kami tidak mengenal PSK langsung ataupun tidak langsung, kami hanya mengenal wanita tuna susila (WTS),” kata Kadis Kesejahteraan Sosial Sumut, Robetson, Rabu (29/6/2011).

Persoalan HIV/AIDS yang diderita oleh WTS, itu merupakan tugas dari Dinas Kesehatan, pihaknya hanya melakukan pembinaan mental dan pemberian ketrampilan.

“Sistem panti kita lakukan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Sosial WTS dan Tuna Laras di Brastagi. Daya tampung di UPT ini sangat terbatas yakni hanya berkapasitas 80 orang saja,” tuturnya.

Sedangkan non panti, Robetson menjelaskan pelayanan sosial itu dilakukan di tengah masyarakat. “Selain itu, tugas kita bersifat preventif. Penyuluhan kepada masyarakat agar masyarakat yang rentan akan hal ini mendapat informasi yang jelas akan bahaya penyakit ini,” terangnya.

Sebelumnya, Project Officer Global Funs Dinkes Sumut, Andi Ilham Lubis menjelaskan, dalam cero survey yang dilakukan pihaknya, ditemukan 20 persen PSK atau WTS terdapat luka di kemaluannya atau sifilis. Tentunya, HIV/AIDS dapat menular kepada pelanggan apabila mengalami luka yang sama. “Angka ini akan terus naik,” ungkapnya.

Sumber: www.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4278