www.republika.co.id
">


KPA Belum Berani Paksakan Cek Darah Siswi yang Diduga Pengidap AIDS
Tanggal: Friday, 01 July 2011
Topik: Narkoba


REPUBLIKA.CO.ID, 29 Juni 2011

GIANYAR - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gianyar belum berani memaksakan siswi yang dicurigai terjangkit virus HIV/AIDS untuk melakukan cek darah. "Kami tidak bisa memaksakan kehendak untuk langsung mengambil siswi melakukan cek darah," kata Sekretaris KPA Gianyar, Dewa Made Oka, Rabu (29/6).

Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya, sebelum menyatakan KPA mesti membentuk tim dulu dalam melakukan pendekatan dengan siswi yang saat ini masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Tegallalang. Jika memaksakan kehendak untuk melakukan pemeriksaan, KPA akan berbenturan dengan aturan yang berlaku.

"Pemaksaan itu salah menurut aturan di KPA. Jadi, kami lebih mengedepankan pendekatan secara manusiawi kepada siswi yang dicurigai mengidap penyakit mematikan itu," ujar Dewa Made Oka.

KPA telah membentuk tim yang bertugas melakukan pendekatan terhadap siswi tersebut. Tim beranggotakan gabungan dari tiga instansi yakni Puskesmas Tegallalang, Dinas Sosial dan Komisi Pembrantasan HIV/AIDS Kabupaten Gianyar. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah tidak langsung mencari siswi tersebut, tetapi lebih menyolidkan langkah untuk mendekati si siswi.

Setelah solid, KPA barulah melakukan pendekatan-pendekatan siswi yang di curigai terinspeksi AIDS itu bersedia dites darahnya. ''Karena baru membentuk tim, KPA belum berani memastikan siswi itu terjangkit HIV atau tidak sebelum tes darah dilakukan,'' katanya. "Kami akan mendekati Kepala Sekolahnya dulu. Mudah-mudahan masalah ini segara terjawab.''

Sumber: www.republika.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4280