www.jambiekspres.co.id
">


8 Penghuni Lapas Positif HIV/AIDS
Tanggal: Friday, 01 July 2011
Topik: HIV/AIDS


Jambi Ekspres, 30 Juni 2011

JAMBI - Delapan orang penghuni Lapas kelas II A Kota Jambi positif mengidap virus HIV/AIDS. Hal ini diakui pihak Dinas Kesehatan Kota Jambi Selasa (28/06) lalu. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Irawati Sukandar menyebutkan, hal itu berdasarkan hasil tes darah yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi di Lapas tersebut.

"Delapan org positif mengidap HIV/AIDS. Ini merupakan hasil survey yang kita lakukan hasil akhir tahun lalu," sebutnya.

Namun, katanya lagi, mengenai identitas penderitanya, ia enggan membeberkan dengan alasan memang kerahasiaan pasien berdasarkan undang-undang kesehatan harus disembunyikan. "Identitasnya dirahasiakan," ungkapnya.

Ditanyakan mengenai penyebab atau dugaan yang menyebabkan pasien tersebut bisa terserang virus tersebut, ia menjelaskan, penyebabnya adalah penggunaan jarum suntik yang tidak steril lagi. "Penyebabnya adalah penggunaan jarum suntik dan juga penyalah gunaan narkoba," ujarnya.

Kebenaran pengidab tersebut di Lapas, lanjutnya, sudah juga dilakukan pemeriksaan ulang oleh tim kesehatan Lapas. "Hasilnya sama," sebutnya.

Alat city sport untuk mendiagnosa apakah penderita itu sudah memang mengidap virus itu juga sudah diadakan. "Ini untuk pengetahui, apakah penderita itu memerlukan untuk diberikan anti retroviral," katanya.

Untuk diketahui, anit retroviral virus adalah untuk meningkatkan ketahanan tubuh si pasien untuk bertahan dan memiliki umur yang lebih panjang.

Lebih Lanjut, untuk diketahui, kasus HIV/AIDS di Kota Jambi sejak 1999 lalu hingga 2010 secara kumulatif ditemukan berjumlah 196. di Kota jambi juga, hingga 2011 ini, ditemukan terjadi 411 kasus HIV/AIDS dan 85 diantaranya meninggal, sehingga jumlahnya hingga saat ini menjadi 326 penderita di Kota Jambi. Namun ironisnya, dari 326 orang yang masih hidup dan terinfeksi virus tersebut, hanya 73 diantaranya saja yang mendapatkan perawatan menggunakan sistim Antiretroviral Virus tersebut.

Propinsi Jambi sendiri, merupakan pemegang peringkat ke enam se Provinsi se Indonesia menjadi Provinsi terbanyak yang memiliki masyarakat mengidap virus ini. Tujuan dari ARV itu sendiri, adalah untuk meningkatkan kualitas hidup para penderitanya dan menurunkan kesakitan dan kematian kepada penderitanya. Selain itu, untuk pencegahan memang perlu dilakukan pencegahan sejak dini.

(wsn)

Sumber: www.jambiekspres.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4293