medan.tribunnews.com
">


Andi : ART Berfungsi Menekan Laju Virus HIV
Tanggal: Friday, 01 July 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUN-MEDAN.com, 30 Juni 2011

MEDAN - Project Officer Global Fund Dinkes Sumut, Andi Ilham Lubis mengatakan Usia 15 hingga 49 tahun yang berkunjung ke VCT, diharapkan sekitar 700 orang.

Pasalnya, orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sekitar 70 persen mendapatkan anti retroviral therapi (ART). "Indikator lainnya, pengetahuan remaja akan penaggulangan HIV dapat tercapai hingga 95 persen," ungkap Andi saat disambangi www.tribun-medan.com diruang kerjanya. Kamis (30/6)

Untuk saat ini, sambung Andi, penderita yang memulai mengonsumsi ART mencapai 2.532. Ternyata, 1.798 penderita pernah memulainya. "Penderita yang sedang mengonsumsi sebanyak 861 penderita di rumahsakit. Sisanya sekitar 490 dinyatakan meninggal dunia," tanda Project Officer Global Fund Dinkes Sumut ini.

Dijelaskan Andi, ART ini berfungsi sebagai menekan laju virus HIV dan berdasarkan data yang diterima, rata-rata penderita dapat bertahan hidup diatas 3 tahun.

"Sebanyak 25 orang menghentikan ART dengan banyak alasan, seperti pindah, bisa jadi ketangkap polisi dan sebagainya," ujarnya.

Secara.teknis, penggulangan HIV berdasarkan care support threatment atay rawatan, dukungan dan pengobatan serta konseling VCT. "Ada berbagai kendala yang kita hadapi seperti makro dan mikro. Kebijakan, desentralisasi. Provinsi dan Kabupaten/Kota bukan sebagai bawahan. Kita tidak bisa intervensi, tapi hanya bisa membina saja," terangnya. (ari/tribun-medan.com)

Sumber: medan.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4297