bangka.tribunnews.com
">


Jika Pasien dari Bangka Barat Tidak Harus Lapor
Tanggal: Monday, 04 July 2011
Topik: Narkoba


BANGKAPOS.COM, 01 Juli 2011

BANGKA -- Dinkes Pemkab Bangka Barat di 2011 ini, belum memiliki data, ada atau tidaknya angka penderita HIV atau AIDS di Kabupaten Bangka Barat.

Kabid Pemberantsan Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Pemkab Bangka Barat dr Lani Luhukai mengatakan, biasanya Dinkes mendapatkan angka penderita dari VCT RSUD Sungailiat atau Pangkalpinang.

"Sampai sekarang kita juga belum tahu, apakah ada data penderita HIV/AIDS dari Bangka Barat, yang datanya dari VCT Sungailiat dan Pangkalpinang, sampai sejauh ini belum ada laporan," kata Lani kepada bangkapos.com Jumat (01/07/2011).

Lani menegaskan, mengenai data angka HIV/AIDS jika ada yang dari Bangka Barat dan jika datanya ada di VCT Sungailiat dan Pangkalpinang, memang tidak harus dilaporkan ke Bangka Barat, karena tidak ada garis komando atau protap yang mengatur.

Jika ada laporan, hanya sebatas inisial penderita dan angka-angkanya saja, karena pasien yang berobat ke sana, kerahasiaannya dijaga.

"Tidak ada garis komando, yang mengharuskan VCT lapor ke dinas, pasien yang berobat kesana, penanganannya langsung dari sana. Nama pasien tetap dirahasikan, karena ada kerahasiaan dalam keprofesian dokter," jelas Lani

Sumber: bangka.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4305