batam.tribunnews.com
">


Selama 2011, 29 orang Mati karena HIV/AIDS di Batam
Tanggal: Monday, 04 July 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWSBATAM.COM, 04 Juli 2011

BATAM - Sejak Januari hingga Mei 2011, Komite Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam Kepulauan Riau sudah mencatat 128 kasus HIV dan 56 kasus AIDS di Batam Kepulauan Riau dengan jumlah yang meninggal sebanyak 29 kasus.

Menurut Pieter P Pureklolong, Wakil Sekretaris I KPA Kota Batam, pengguna narkoba suntik sangat rentan tertular virus HIV/AIDS. Secara umum, kecenderungan pengguna jenis ini sudah menurun meski harus tetap dijauhi.

"Penggunaan narkoba suntik sangat rentah terjangkit HIV/AIDS. Hal itu dikarenakan adanya kontak darah langsung karena biasanya jarum suntik itu digunakan untuk beberapa orang. Secara umum, kecendrungan memang menurun," ujar Piter ketika dihubungi Tribunnewsbatam.com, Minggu (3/7).

Ia mengatakan, secara umum pertumbuhan penderita HIV/AIDS selalu meningkat. Pada 2009 lalu tercatat ada 273 kasus untuk HIV dan 77 kasus untuk AIDS. Sedangkan yang meninggal terdapat 36 kasus. Adapun data pada 2010 terdapat 317 kasus untuk HIV dan 134 kasus untuk AIDS dengan jumlah yang meninggal sebanyak 74 kasus.

Di Batam Kepulauan Riau, penularan HIV& AIDS banyak disebabkan oleh heterosesks (hub sex dengan lawan jenis, yang berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman/kondom). Sedang kasus karena penggunakan narkoba suntik cenderung menurun. Penularan antara sesama jenis seperti waria dan LSL (Lelaki Seks Lelaki lainnya) ada kecenderungan setiap bulan ditemukan kasusnya.(tribunnewsbatam.com / man)

Sumber: batam.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4318