www.balipost.co.id
">


Di Bali 8.000 PSK Layani 80.000 Orang/Tahun
Tanggal: Wednesday, 06 July 2011
Topik: Narkoba


Bali Post, 05 Juli 2011

Faktor risiko heteroseksual dalam penyebaran HIV/AIDS selama 15 tahun terakhir terus meningkat. Penularannya tidak hanya antara PSK dan pelanggannya tetapi juga merambah ke istri pelanggan PSK dan bayinya.

Berdasarkan data tahun 2010, diperkirakan ada sekitar 2.000 Pekerja Seks Komersial (PSK) langsung dan 6.000 PSK tidak langsung di Bali. Total pelanggannya mencapai 80.000 orang per tahun.

PSK langsung artinya yang langsung menjajakan diri sebagai PSK tanpa melakukan pekerjaan lain. Sementara PSK tidak langsung adalah PSK terselubung, biasanya bekerja di kafe, karaoke, tempat pijat dan hiburan malam lainnya namun juga menjual diri.

Ketua Yayasan Kerti Praja Prof. dr. Dewa Nyoman Wirawan, MPH. saat ditemui Minggu (3/7) memaparkan, hasil survei menunjukkan pelanggan PSK semakin meningkat setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2000 hanya 1 persen PSK langsung ditemukan positif mengidap HIV dan 0,25 persen PSK tidak langsung yang positif. Pada tahun 2010 meningkat menjadi 22,5 persen untuk PSK langsung dan 7,2 persen untuk PSK tidak langsung.

Berdasarkan hasil survei di enam titik lokasi PSK berkumpul, lokasi jalanan dan lokasi kerja PSK tidak langsung, angka terbesar kasus HIV positif ditemukan pada lokasi PSK jalanan 69,6 persen. PSK jalanan sangat susah ditemui karena tempatnya berpindah-pindah dan tersembunyi sehingga sulit untuk diberikan penyuluhan, pengobatan sampai pemberian kondom gratis.

Wirawan memaparkan, ada tiga pilihan dalam menangani kasus HIV lewat hubungan heteroseksual. Masing-masing pilihan tidak boleh diterapkan secara bersama-sama. Pilihan pertama adalah dengan cara kekerasan, di mana para PSK ditangkap, tempat mereka mangkal dibakar dan PSK dipulangkan ke daerah masing-masing. Pilihan kedua adalah dibiarkan saja. Jadi tidak perlu diambil tindakan apa-apa sehingga HIV terus merajalela. Pilihan ketiga adalah dengan dikendalikan dan diawasi dengan ketat. (kmb24)

Sumber: www.balipost.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4338