www.pikiran-rakyat.com
">


Sektor Kepariwisataan Rentan Terhadap Fenomena Narkoba
Tanggal: Friday, 08 July 2011
Topik: Narkoba


Pikiran Rakyat, 07 Juli 2011

BANDUNG - Sektor kepariwisataan sangat rentan terhadap fenomena narkoba, eksploitasi seksual anak (ESA), HIV dan Aids. Sejak awal pembangunan kepariwisataan Indonesia menolak berbagai bentuk kriminal.

"Namun pada kenyataanya usaha yang bergerak dalam pariwisata memberikan fasilitas. Pemberian fasilitas maupun penyalahgunaan fasilitas tersebut memunculkan permasalahan yang berdampak pada penggunaan narkoba, ESA, HIV ataupun Aids," ujar Dra. Tenni Y. Sadeli, Kasubdit Pemberdayaan Potensi Masyarakat Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata di Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI, pada acara bimbingan Teknis Pengamanan di Destinasi Pariwisata 2011 bertempat di Aston Tropicana Hotel, Cihampelas Bandung.

Dikatakan Tenni, sektor pariwisata sebenarnya tidak memiliki korelasi terhadap kemunculan peredaran narkoba, kemunculan ESA, HIV maupun Aids. Namun dalam kenyataan dilapangan sektor ataupun usaha pariwisata seringkali dijadikan akses yang sangat mudah bagi praktek-praktek tersebut.

Terhadap kondisi tersebut, menurut Tenni, Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata telah membentuk tim pengawas yang dibentuk dari sejumlah instansi maupun lembaga. "Bahkan secara rutin terhadap beberapa usaha jasa pariwisata dilakukan pemantauan dan pengawasan yang dalam hal ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujar Tenni. (A-87/A-147)***

Sumber: www.pikiran-rakyat.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4350