Kemenkes RI Kejar Target Sosialisasi HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 11 July 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUN-MEDAN.com, 08 Juli 2011

MEDAN - HIV/AIDS merupakan penyakit yang sangat menakutkan dan sampai saat ini belum ada obat untuk penyembuhan virus mematikan yang diakibatkan oleh banyak faktor dimana lebih dikenal karena efek dari pergaulan bebas.

Maka dari itu, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI berupaya terus untuk melakukan tindakan promotif dan preventif. Pasalnya, target yang harus di capai pada tahun 2014 adalah 95 persen remaja harus sudah mengerti dan paham tentang pengetahuan HIV/AIDS.

Program tersebut sekaligus untuk mendukung Millenium Development Goal’s (MDG’s) poin keenam. “Upaya-upaya promotif dan preventif lebih ditingkatkan dan diharapkan tahun 2014 kita berusaha dalam pengetahuan,” ujar Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI, Supriyantoro, Kamis (7/7) malam usai berkunjung di RSUP Haji Adam Malik Medan. (HAM)

Menurutnya, dalam hal kasus serba sulit, pasalnya kasus HIV/AIDS relatif belum muncul semuanya. “Ada kecendrungan meningkat. Yang meningkat ini belum tentu kasusnya meningkat, tapi karena temuannya yang lebih besar,” ujar Supriyantoro kepada www.tribun-medan.com

Untuk itu, sambung Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI, meningkatkan sentra-sentra penanganan kasus pun diupayakan dengan melakukan penanganan aspek yang lebih besar lagi dengan tindakan promotif dan preventif.

“Bagaimana cara pencegahannya. Jadi menghindari dan bisa hidup dengan seks yang sehat. Di sekolah dan dan lingkungan kerja lebih digalakkan lagi. Tentunya pers sangat kita harapkan dalam mensosialisasikan kebijakan-kebijakan itu,” ungkapnya. (fin/tribun-medan.com)

Sumber: medan.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4355