Optimalkan Pemuda dalam Pembangunan
Tanggal: Monday, 11 July 2011
Topik: Narkoba


Suara Karya, 09 Juli 2011

Kepeloporan pemuda dalam pembangunan bangsa dan bernegara harus dipertahankan. Pemuda perlu menjadi generasi yang memiliki jiwa pejuang, perintis, dan peka terhadap kondisi sosial, politik, dan lingkungan.

Peran pemuda dalam pembangunan nasional memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bangsa. Pemuda adalah aset utama pelopor dalam pembangunan.

Pemuda memang perlu berperan dalam pembangunan dan membantu mengakselerasikan pembangunan itu sendiri. Kemajuan bangsa ini ditentukan oleh kemajuan pemudanya. Pemuda harus berperan aktif dalam pengembangan bangsa dengan rasa cinta terhadap sesama, cinta budaya, dan cinta bangsa dan negara.

Di zaman sekarang masih banyak pemuda-pemuda yang belum berperan dalam pembangunan. Pemuda semacam ini perlu penyorotan khusus, terutama untuk menghindari penyalahgunaan narkotika, alkohol, dan zat adiktif (NAZA) dan menghindari HIV/AIDS dengan meningkatkan komunikasi, edukasi, dan advokasi serta pengembangan wawasan kebangsaan di kalangan pemuda.

Hal-hal yang dapat menanggulangi masalah tersebut dapat melalui diadakannya pendidikan, dialog antarpemuda, kemah pemuda, pertukaran pemuda. Dalam hal pembangunan, pemuda hendaknya dapat memanfaatkan momentum ini untuk melahirkan pemuda-pemuda yang berkualitas dengan berdasarkan kemampuan lokal.

Pemuda berkualitas akan tumbuh dan besar menjadi mutiara bangsa dengan karateristik serta keunikan lokal yang dimiliki. Hal ini harus disertai sikap mandiri, jujur, tanggung jawab, ulet, disiplin, kreatif, berani, rela berkorban, dan cinta tanah air Indonesia.

Pemuda yang masih kurang wawasannya juga disebabkan karena meredupnya kepemimpinan dan ketokohan, gersangnya intelektual, semakin menurunnya peran sosial budaya pemuda, serta berbagai masalah sosial, budaya, dan ekonomi yang juga tak pernah lepas dari kehidupan pemuda.

Sebab itu, saya usul pada pemerintah agar mendorong pengembangan organisasi kepemudaan. Karena, organisasi itu menjadi wadah bagi pemuda dalam mengorganisasikan dirinya secara bebas, merdeka, demokratis, sekaligus sebagai upaya pendewasaan diri pemuda agar kelak dapat menjadi pemimpin bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, patriotis, demokratis, mandiri, dan tanggap terhadap aspirasi rakyat.

Pada dasarnya peran pemuda dalam pembangunan sangatlah penting. Akan tetapi, masih banyak pemuda-pemuda di negeri ini yang belum bisa menyadari.

Untuk melahirkan pemuda yang seimbang dan kuat secara intelektual, spiritual, dan emosional perlu terus digagas dan disempurnakan. Dengan begitu, pemuda-pemuda akan lahir sebagai manusia-manusia paripurna yang akan mampu memainkan peran sebagai makhluk Tuhan dan makhluk sosial yang tak dapat dipisahkan dari masyarakat. Wallahu 'alam.

Sumber: www.suarakarya-online.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4360