AIDS di Jakut Susah Dikendalikan
Tanggal: Monday, 11 July 2011
Topik: Narkoba


NILAH.COM, 10 Juli 2011

Jakarta - Jakarta Utara sebagai gerbang DKI ternyata menjadi faktor penyebab penyebaran virus HIV/AIDS sulit dikendalikan.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta Utara, Atma Sanjaya. Menurut Atma Sanjaya, faktor-faktor yang menjadi pendukung penyebaran virus HIV/AIDS banyak terdapat di Jakarta Utara, termasuk, letak geografis wilayahnya yang perbatasan langsung dengan pelabuhan.

“Jumlah truk yang masuk Jakarta Utara setiap hari jumlahnya ribuan. Selain itu, para pelaut yang singgah di Pelabuhan Tanjung Priok juga tak menutup kemungkinan ada yang membawa virus tersebut ke Jakarta,” jelas Atma.

Ditambah lagi dengan ditutupnya Lokalisasi Kramat Tunggak, yang menyebabkan tempat – tempat hiburan malam tumbuh subur di beberapa titik wilayah di Jakarta Utara. “Faktor inilah yang menjadi penyebab kesulitan mensosialisasikan dan mengkampanyekan akan bahaya HIV/AIDS,” katanya.

Untuk itu, dilanjutkannya, perlu adanya kerjasama antarsektor guna menekan angka penyebaran kasus HIV/AIDS ini, baik pihak kesehatan, sosial, polisi, dan relawan guna menekan angka penyebaran virus HIV/AIDS.

Data yang didapat dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta Utara, mulai tahun 2007 hingga 2010 sebanyak 375 kasus HIV/AIDS, dengan rincian, tahun 2007 terdapat satu orang yang mengidap HIV/AIDS, TAHUN 2008 sebanyak 35 orang, tahun, 2009 sebanyak 212 orang, dan pada tahun 2010 terdapat 109 orang.[iaf]

Sumber: metropolitan.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4363