Dinkes Sumut Melakukan Pengobatan Pada Resiko Tinggi
Tanggal: Friday, 15 July 2011
Topik: Narkoba


TRIBUN-MEDAN.com, 14 Juli 2011

MEDAN - Kasi P2P Dinkes Sumut, Sukarni mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran virus HIV/AIDS, pertama yang kita lakukan adalah menurunkan prevalensi Chypilis dan GO menjadi kurang dari 1 persen dan melakukan pengobatan terutama pada resiko tinggi seperti pada PSK, pelanggannya , waria dengan pelanggan dan pasangannya. Kamis (14/7)

Disamping melalui program pengobatan presumtif berkala bagi yang beresiko tinggi dengan pemberian obat dan jumlahnya berkurang lalu mengubah perilaku.

Namun, sambung Sukarni, masih terdapat berbagai kendala seperti pada resiko tinggi yang belum memakai kondom 100 persen dengan alasan pelanggannya yang enggan memakai. Juga banyaknya pengguna narkoba suntik yang heteroseksual ditambah tidak memakai kondom. Disamping minimnya pengetahuan remaja usia sekolah tentang HIV. (bew/tribun-medan.com)





[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4395