HIV/AIDS Kian Mengerikan
Tanggal: Monday, 18 July 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUN-MEDAN.com, 15 Juli 2011

MEDAN - Kasus HIV/AIDS di Sumatera Utara semakin mengkhawatirkan. Semakin banyaknya layanan Voluntary Conseling in Testing (VCT) di berbagai kabupaten/kota berhasil menguak angka HIV/AIDS yang terus meningkat. Dan Kota Medan tetap menjadi penyumbang terbesar meningkatnya angka ini.

Kadis Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG melalui Kasi P2P Sukarni pada Kamis ( 14/7) mengatakan, peningkatan HIV/AIDS di provinsi ini 75 persen disebabkan oleh hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik untuk narkoba.

"Penularan HIV/AIDS, 75 persen dipicu melalui kegiatan seks komersial dan akibat penggunaan alat suntik yang tak steril, terutama oleh pengguna napza," ujar Sukarni,

Menurut data Dinas Kesehatan Sumatera Utara, hingga Juni 2011 kasus HIV dan AIDS di Medan masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Dinas Kesehatan menemukan 80 penderita (ODHA) baru setiap bulan di kota ini.

"Angka ini berdasarkan jumlah kunjungan di 11 VCT di kota Medan. Data ini diperoleh hingga akhir Mei 2011," kata Andi Ilham Lubis selaku Manager Global Fund Dinkes Sumut beberapa waktu lalu.

Pada bulan Mei 2011, dari 1.092 jumlah kunjungan petugas menemukan 92 orang positif HIV/AIDS. Sementara untuk bulan April angka temuan kasus juga cukup tinggi, dimana dari 1.039 jumlah kunjungan 86 orang diantaranya dinyatakan positif HIV/AIDS.

"Tingginya penemuan kasus baru yang berkisar 80 hingga 90 kasus tiap bulannya di Medan,bukanlah sebuah kegagalan dari program yang dilakukan Dinkes Sumut. Tapi membuktikan VCT efektif menemukan kasus-kasus baru," imbuh Andi.(bew/ari)

Sumber: http://medan.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4403