Peneliti Klaim Temukan Obat Pencegah AIDS
Tanggal: Tuesday, 19 July 2011
Topik: Narkoba


JawabanNews, 17 Juli 2011

Sebuah kabar yang cukup membuat dunia kesehatan bergembira terangkat setelah dua penelitian terbaru di Afrika mengklaim telah menemukan pil yang bisa mencegah infeksi virus HIV pada pria dan wanita heteroseksual. Sebuah harapan baru untuk menemukan perisai medis terhadap infeksi virus mematikan ini.

Sebelumnya, penelitian lain yang dilakukan pada awal tahun ini menyatakan pil yang sama tidak dapat mencegah virus HIV AIDS di kalangan wanita Kenya, Tanzania, dan Afrika Selatan. Namun belakangan, penelitian itu dinyatakan cacat -- dimentahkan oleh dua penelitian selanjutnya. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh CDC ini melibatkan lebih dari 1.200 pria dan wanita di Botswana. Sekitar setengah dari responden minum pil yang diproduksi Gilead Sciences Inc -- Truvada -- setiap harinya. Setengah lainnya mengonsumsi pil palsu. Dikutip Associated Press, empat dari peminum Truvada terinveksi HIV, lebih sedikit dari mereka yang mengonsumsi pil palsu, 19 pengidap. Kesimpulannya, Truvada bisa menurunkan risiko terinfeksi HIV sekitar 78 persen. Sementara, penelitian kedua dilakukan oleh para peniliti dari Universitas Washington. Melibatkan 4.700 pasangan heteroseksual di Kenya dan Uganda. Dalam setiap pasangan, salah satunya mengidap HIV AIDS. Responden dengan virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh ini meminum pil palsu, pil Truvada, dan pil Viread, pengobatan dari Gilead lainnya.

Penelitian ini pun menemukan 13 orang yang meminum pil Truvada terinfeksi, 18 yang meminum pil Viread, dan 47 orang yang meminum pil palsu. Jadi, pengobatan ini mampu mengurangi resiko terinfeksi dari 62 hingga 73 persen. "Hasil penelitian menyimpulkan, kami telah memiliki obat yang dapat bekerja pada heteroseksual," ujar Dr. Jared Baeten, wakil peneliti dari peneliti Universitas Washington yang rencananya, akan mengumumkan pada konferensi AIDS Roma minggu depan.

Sumber: http://www.jawaban.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4410