Jenazah AIDS
Tanggal: Wednesday, 20 July 2011
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 20 Juli 2011

Pengasuh Yth., Yang saya ketahui tentang HIV/AIDS adalah HIV/AIDS hanya bisa tersebar melalui hubungan seksual, transfusi darah dan jarum suntik, atau melalui ibu Odha pada janinnya. Lantas, apabila kita mengunjungi tetangga yang terinfeksi HIV/AIDS, memandikan dan menguburkan jenazah mereka, apakah itu juga berbahaya dan bisa menular?

Il, Pontianak

Jawab. HIV adalah virus yang terdapat dalam cairan darah (laki-laki dan perempuan), air mani (laki-laki, dalam sperma tidak ada HIV), cairan vagina (perempuan) dan air susu ibu/ASI (perempuan). Maka, mencegah penularan HIV adalah menghindari agar darah yang mengandung HIV, air mani yang mengandung HIV, cairan vagina yang mengandung HIV dan ASI yang mengandung HIV tidak masuk ke dalam tubuh.

Nah, pergaulan sosial, seperti bercakap-cakap, bersalaman, bermain, mandi bersama, makan dan minum bersama tidak menjadi media penularan HIV selama tidak ada darah, air mani, cairan vagina dan ASI yang mengandung HIV terpapar ke badan. Begitu pula dengan memandikan dan menguburkan jenazah Odha (Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS) perlu menjaga agar darah, air mani, cairan vagina dan ASI mayat tidak terpapar ke tubuh yang memandikan jenazah. Yayasan Pelita Ilmu (YPI), Jakarta, menyelenggarakan pelatihan tentang tata cara memandikan jenazah Odha.

Akan lebih baik kalau semua mayat diperlakukan dengan kewaspadaan umum yaitu melindungi diri agar tidak terpapar cairan tubuh mayat karena selain HIV ada penyakit yang juga menular lewat cairan tubuh seperti hepatitis (penyakit kuning). Lagi pula karena tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV maka kemungkinan besar ada orang yang meninggal tidak terdeteksi sebagai Odha.**

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4426