Perlu Dibentuk Kurikulum Pendidikan Seksual
Tanggal: Thursday, 21 July 2011
Topik: Narkoba


CyberNews, 20 Juli 2011

Solo, Maraknya kekerasan pada anak dan minimnya pengetahuan mereka, menjadi salah satu alasan penyampaian pendidikan seksual di jenjeng pendidikan formal. Bahkan, pendidikan ini sudah seharusnya dibuat kurikulum dan diberikan pada semua jenjang pendidikan.

"Saat ini pendidikan (seksual) masih diberikan sebatas selipan pada mata pelajaran. Tapi sebaiknya dibuat kurikulum pendidikan seksual," kata Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), Ratih Puspita Febrinasari, di sela-sela seminar mengenai HIV AIDS di Auditorium Universitas Setia Budi (USB) Surakarta, Rabu (20/7).

Dikatakan, pendidikan tersebut bisa bertahap. Untuk anak sekolah dasar (SD), siswa diberikan pelajaran mengenai organ-organ reproduksi misalnya siklus menstruasi bagi wanita dan mengenalkan mimpi basah bagi laki-laki.

Hal ini sangat penting, lantaran usia mereka sudah menjelang masa puber. Kemudian siswa SMP diberikan penjelasan mengenai hubungan seksual dan bahayanya jika dilakukan sembarangan. "Juga diberikan pendidikan mengenai norma-normanya. Ini adalah yang paling penting," tegasnya.

Ratih menjelaskan, pendidikan ini secara langsung akan mempengaruhi karakter dan psikologis siswa. Alasannya, rasa keingintahuan mengenai seksual bisa mereka dapatkan secara benar.

Pasalnya, jika anak-anak ingin bertanya masalah seksual pada orang tua dan tidak mendapatkan jawaban maka mereka akan mencari tahu di tempat lain. Hal inilah yang dikhawatirkan, karena siswa terkadang justru mendapatkan pendidikan seksual yang salah.

Sementara itu, Wakil Rektor III USB, Narimo mengatakan seminar ini merupakan program dari pusat. Penyebaran HIV ini sangat dipengaruhi pergaulan. Makanya pihak kampus mensosialisasikan pergaulan yang baik. "Pergaulan adalah pintu gerbang HIV. Maka sangat diperhatikan," kata Narimo.

( Hanung Soekendro / CN26 / JBSM )

Sumber: http://suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4435