SK Gubernur Efektif Batasi Hiburan Malam
Tanggal: Thursday, 21 July 2011
Topik: Narkoba


BERITAJAKARTA.COM, 20 Juli 2011

Sejak diberlakukannya SK Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata yang membatasi jam operasional hiburan malam di bulan Ramadhan, cukup efektif mengatur hiburan malam di Jakarta. Aturan ini juga relatif dipatuhi pengusaha hiburan malam demi menjaga kekhusyuan umat Islam yang sedang berpuasa.

“Dulu tahun 2000-2004 masih ada tempat hiburan yang seharusnya tutup tapi berani buka. Namun sejak adanya SK Gubernur DKI Jakarta dan Perda Tetang Kepariwisataan tahun 2004, tidak ada lagi yang berani buka,” ujar Arie Fatah, Kasudin Pariwisata Jakarta Barat, Rabu (20/7).

Menurutnya, selain SK Gubernur, untuk menciptakan ketertiban selama bulan puasa, juga telah diterbitkan Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Nomor 28/SE/2011 tentang Penyelenggaraan Industri Pariwisata pada Bulan Suci dan Hari Raya Idul Fitri yang mengatur klub malam, diskotek, mandi uap, panti pijat permainan mesin keping jenis bola ketangkasan dan bar harus tutup.

Terkait, kemungkinan maraknya praktik prostitusi di sekitar tempat hiburan malam, ia menegaskan jika praktik itu di pinggir jalan bukan kewenangan pihaknya untuk menertibkan. Tapi itu merupakan kewenangan petugas Satpol PP dan Sudin Sosial.

“Kalau operasinya pada lokasi tempat hiburan kami selalu berkoordinasi. Tapi bila di luar tempat hiburan itu merupakan kewengan Satpol PP dan Sudin Sosial,” ujar Arie.

Namun meski bukan kewenangannya, demi meminimalisir semakin maraknya pekerja seks komersial (PSK), dan dikhawatirkan berdampak pada penyebaran HIV/AIDS, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan melakukan kerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan sosialisasi.

Sumber: http://www.beritajakarta.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4437