Tokoh LIntas Agama Rohul Ikuti Dialog Interaktif
Tanggal: Thursday, 21 July 2011
Topik: Narkoba


Riauterkini, 20 Juli 2011

PASIRPANGARAIAN- Ratusan tokoh lintas Agama dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Rokan Hulu, ikuti dialog interaktif terkait penyelesaian masalah penyakit masyarakat (Pekat) yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, Rabu (20/7/11) pagi.

Yulihesman S.Ag, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Rokan Hulu, nyatakan Ormas ini terbentuk, Juni 2007 lampau. Dalam kerjanya, FKUB mengacu Undang-undang nomor 98, tentang kerukunan beragama.

Sesuai tema dialog, Pekat akan ditinjau dari sudut pandang berbagai agama, para tokoh lintas agama, dari Agama Islam, Protestan, Katolik, dan Buddha, ini terlihat antusias ikuti dialog interaktif, berusaha menjaga nama negeri seribu suluk, sehingga minim Pekat dan kemunkaran.

“Seluruh tokoh lintas agama sudah sepakat untuk membasmi Pekat. Secara bersama-sama, kita akan berusaha membasminya dari negeri seribu suluk ini,” tegas Yulihesman, dalam arahannya, pada Dialog Pekat tajaan FKUB Rokan Hulu, di Lantai III, Hotel Gelora Bhakti Pasirpangaraian, Rabu.

Yulihesman menjelaskan, forum dialog interaktif ini untuk mendengarkan seluruh aspirasi tokoh lintas agama dalam masalah penyelesaian Pekat. Dari beberapa aspirasi tokoh agama, diketahui masalah jam operasi Warnet di Kecamatan Ujungbatu, sudah melampui 24 jam, sehingga menjadi menjadi masukan dan keluhan tertinggi di masyarakat saat ini.

Menyusul, maraknya warung remang-remang (kafe mesum), judi bilyard, minuman keras dan Pekat lainnya, turut menjadi Pekat yang mengkhawatirkan. Hasil dialog para tokoh lintas agama ini, nantinya akan diserahkan ke Pemkab dan diteruskan ke instansi terkait, untuk dicari jalan penyelesaiannya.

Terkait meningkatnya kenakalan remaja, Narkotika, dan tingginya angka pengidap HIV dan Aids di Rokan Hulu yang saat ini mencapai 22 orang, FKUB juga akan membahasnya. Namun untuk meminimalisasikan masalah ini, forum ini akan lakukan usaha hanya sebatas sosialisasi kepada masyarakat melalui selebaran.

“Insya Allah kita akan lakukan sosialisasi ke siswa di sekolah-sekolah dengan pendidikan agama, sesuai agama siswa yang dianut, sehingga angka pergaulan bebas menurun,” katanya.

Ia menyebutkan, segala aspirasi masyarakat akan ditampung FKUB Rokan Hulu. Untuk itu, masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya, bisa datang langsung ke Sekretariat FKUB, di Blok C, Komplek Pemda Rokan Hulu.

Kepala Kantor Kesbang Linmas Rohul, Budhia Kasino, mewakili Bupati Achmad, mengaku sangat mendukung kegiatan dialog ini. Katanya, dialog ini sebagai ajang komunikasi antar umat. Dan bisa diketahui, bagaimana Pekat itu dipandang seluruh agama.

Posisi pihak Pemkab Rokan Hulu sendiri, hanya sebatas memfasilitasi dialog ini. Hasil atau kesimpulan dari seluruh aspirasi para tokoh lintas agama ini, akan segera ditindaklanjuti.

“Kesbang Linmas hanya memfasilitasi dialog. Kita menunggu hasil dan kesimpulannya agar secepatnya ditindaklanjuti. Diharapkan, FKUB tidak hanya sebatas dialog, namun harus ada filter, atau lakukan gerakan-gerakan terbukti dalam meningkatkan kerukunan beragama,” harapnya.

Dialog FKUB ini, diikuti 100 peserta undangan dari 16 kecamatan, dan turut dihadiri Ketua LAMR Rohul Hashim Lembak, Kepala Kesbang Linmas Budhia Kasino, Kabag Ops Polres Jonnaidi, Koramil, pewakilan MUI, Kemenag, dan lainnya.***(zal)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4439