4 Keluarga Terjangkit HIV/AIDS
Tanggal: Friday, 22 July 2011
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 22 Juli 2011

DUMAI - Virus mematikan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) diindikasi menjangkiti empat keluarga yang merupakan warga Kota Dumai, Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Dumai H Marjoko Santoso, di Dumai, Jumat (22/7/2011), mengatakan, berdasarkan data dan informasi yang masuk, seluruh kepala keluarga (ayah-red) dari keluarga naas tersebut telah meninggal dunia akibat virus yang menjangkit telah memasuki stadium akhir.

Empat keluarga yang terdiri dari suami istri dan beberapa orang anak ini kata dia, rata-rata terdeteksi saat diperiksa di klinik khusus penanganan virus mematikan itu.

"Seluruhnya baru diketahui saat ayah atau kepala rumah tangga tidak lagi menderita HIV namun AIDS. Setelah mendapati kasus ini, kami kemudian melakukan pemeriksaan terhadap terhadap seluruh anggota keluarga yang terdiri dari isteri dan anak," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Marjoko, seluruh anggota keluarga didapati atau positif terjangkit HIV/AIDS.

"Penemuan kasus empat keluarga terjangkit HIV/AIDS ini kita dapati sejak tahun 2006 silam, dan yang terakhir yakni tahun 2010. Sampai saat ini keempat keluarga yang masih menyisahkan ibu dan anak ini terus kita pantau," ujarnya.

Pemantauan kata Marjoko dilakukan secara rutin, hal ini agar virus mematikan itu tidak menjangkit para kerabat lainnya.

"Kami juga menganjurkan keluarga penderita untuk tidak hamil. Karena anak yang dikandungnya delapan puluh persen akan terjangkit HIV/AIDS," jelasnya.

Selain itu, penderita juga dianjurkan untuk terus menjaga stamina dan keseimbangan tubuh untuk memperlambat perkembangan virus HIV ke AIDS.

"Jika HIV sudah mulai menunjukkan gejala AIDS, maka umur penderita atau seseorang tersebut paling lama tiga bulan," demikian Marjoko Santoso.

Sumber: http://regional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4450