119 Jenis Obat Siap di Distribusikan
Tanggal: Friday, 22 July 2011
Topik: Narkoba


CyberNews, 22 Juli 2011

Kudus, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus siap mendistribusikan sebanyak 119 jenis obat dari Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Bae. Seluruh jenis obat tersebut merupakan hasil pengadaan obat tahun 2011, dari dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 4,1 miliar yang juga digunakan untuk pengadaan perbekalan kesehatan lainnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Rudy Hermawan mengatakan, tahun ini pengadaan variasi jenis obat memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai 167 jenis. hal ini dikarenakan, pengadaan obat program tidak lagi dilakukan karena adanya droping langsung dari pusat. Seperti obat TB Paru dan obat HIV/AIDS.

"Tahun 2010 lalu memang ada surat edaran jika pengadaan obat program menggunakan DAK, tapi tahun ini tidak ada dan langsung droping dari pusat, makanya variannya lebih sedikit," katanya.

Berbeda dengan sebelumnya, jenis obat yang pada pengadaan obat tahun ini hanya obat generik. Jenis obat yang digunakan hanya untuk pelayanan kesehatan dasar. Hal ini karena disesuaikan dengan keputusan menteri kesehatan HK.02.02/MENKES/068/2010 tentang kewajiban penggunaan obat generik di fasilitas pelayanan kesehatan daerah.

"Tidak ada obat bermerek pada pengadaan kali ini, semuanya merupakan obat dasar, sehingga dalam satu resep dipastikan ada banyak obat," ujarnya.

Dengan keterbatasan jenis obat pada pengadaan kali ini, Peserta Jamkesmas atau Jamkesmasda yang membutuhkan pelayanan lebih dari obat dasar, maka pihak Puskesmas bisa membeli sendiri dengan anggaran program jaminan kesehatan tersebut. Sehingga, Puskesmas tetap bisa melakukan pelayanan sebaik mungkin.

Seluruh obat tersebut, kata dia, akan langsung di distribusikan ke 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kudus. Pendistribusian akan disesuaikan dengan permintaan dan laporan dari masing-masing puskesmas, sehingga pelayanan yang ada tetap bisa berjalan dengan baik. "Bahkan ketika ada yang kurang sebelum ada laporan permintaan bulanan, kita tetap kirim agar tidak sampai kehabisan," tandasnya.

( Septina Nafiyanti / CN31 / JBSM )

Sumber: http://suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4453