DKI Tekan Penularan HIV/AIDS melalui Transmisi Seksual
Tanggal: Monday, 25 July 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 22 Juli 2011

JAKARTA: Komite Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) memberi apresiasi kepada Pemprov DKI yang dinilai berhasil menekan jumlah kasus penularan HIV/AIDS melalui jarum suntik narkoba. Tapi, Pemprov DKI menghadapi fenomena peningkatan penularan HIV/AIDS melalui transmisi seksual.

Karena itu, dalam program penanggulangan penularan HIV/AIDS di Jakarta pada 2011-2012, Pemrov DKI fokus pada penanggulangan penularan HIV/AIDS melalui transmisi seksual.

“DKI Jakarta termasuk provinsi yang berhasil menurunkan kasus HIV/AIDS melalui penularan jarum suntik narkoba. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan kasus penularan pada jarum suntik narkoba,” kata Inang Winarso, Asisten Deputi Pembinaan Wilayah KPA Nasional, pada acara penutupan Rakerda KPAP DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Jumat (22/7).

Menurut Winarso, penularan melalui alat suntik sudah mampu menekan angka infeksi baru, sehingga dapat dikendalikan dengan baik. Meskipun hasil pengendalian masih terus harus diperjuangkan, sehingga mencapai target yang telah ditentukan.

Namun, lanjutnya, sejak dua tahun terakhir, KPAN melihat telah terjadi perubahan pola epidemik HIV di Indonesia, yang juga terjadi di Kota Jakarta. Yaitu, kasus AIDS lebih banyak didominasi kelompok yang terinfeksi melalui transmisi seksual.

“Apabila Pemprov DKI dan KPAP DKI tidak fokus pada upaya-upaya pencegahan infeksi baru melalui transmisi seksual, maka kita akan menghadapi gelombang epidemic HIV yang lebih besar yaitu penularan ibu ke bayi,” ujarnya. (OL-8)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4456