Ngeseks Tak Gunakan Kondom Akan Disanksi
Tanggal: Monday, 25 July 2011
Topik: Narkoba


JPNN.com, 24 Juli 2011

MERAUKE - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Merauke Provinsi Papua akan melakukan revisi terhadap Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Merauke nomor 5 tahun 2003 tentang Penanggulangan dan Penanganan HIV-AIDS di Kabupaten Merauke.

Revisi tersebut disebabkan terjadinya trend peningkatan Inveksi Penyakit Menular (IMS) tahun ini. Dimana, dalam 6 bulan terakhir angka IMS telah mencapai 6,65 persen dibandingkan sepanjang tahun 2010 hanya 2 persen lebih. Rencana revisi Perda Nomor 5 tahun 2003 tersebut diungkapkan Sekretaris KPA Kabupaten Merauke Heni Astuti Suparman, yang juga anggota DPRD Merauke dari Komisi A tersebut.

Menurut Heni, revisi atas Perda tersebut perlu dilakukan segera karena tidak memberi efek jera bagi pelanggarnya. Karenanya kata dia, dalam revisi Perda perlu pengaturan sanksi, bukan hanya mucikari, pekerja seks komersial (PSK),tetapi juga pelanggan yang tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim dengan PSK .

‘’Dan itu hanya bicara untuk tempat lokalisasi dan bar, diskotik. Nah, bagaimana dengan panti pijat dia masuk dimana. Ini yang harus diatur, karena masih bersifat diskriminatif,’’ katanya.

Terkait tingginya angka IMS yang mencapai 6,65 persen atau sebanyak 35 PSK dan pramuria yang terkena IMS selama 6 bulan tersebut, Heni mengaku tidak tahu dimana putusnya permasalahan tersebut. Sebab, dari para PSK dan pramuria setiap ditanya menggunakan kondom 100 persen sementara hasil pemeriksaan menunjukan peningkatan.

‘’Lalu dari sisi distribusi kondom dari gudang KPA juga mengalami peningkatan. Distribusi kondom meningkat, pengakuan penggunaan kondom 100 persen, namun hasil pemeriksaan justru IMS meningkat. Seharusnya menurun,’’ katanya.

Sementara itu, data pengidap HIV-AIDS yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menunjukan total kasus HIV-AIDS yang berhasil ditemukan sejak tahun 1992 sampai Juni 2011 sebanyak 1.315 kasus. Dimana selama 6 bulan terakhir telah ditemukan 58 kasus HIV-AIDS. ‘’Selama 3 bulan terakhir sejak April-Juni, total yang ditemukan positif terinveksi sebanyak 32 orang,’’ tambah Heni Astuti Suparman. (ulo/nan/awa/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4464