Di Tanjabbar 14 Penderita AIDS Meninggal
Tanggal: Tuesday, 26 July 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNJAMBI.COM, 25 Juli 2011

KUALA TUNGKAL - Sebanyak 14 penderita penyakit human immunodeficiency virus/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dinyatakan meninggal dunia. Penderita yang meninggal umumnya berusia produktif, yakni antara 22-25 tahun.

Warga yang menderita HIV/AIDS disebabkan hubungan seks bebas dan umumnya berjenis kelamin laki-laki. Mereka berdomisili di Kecamatan Tungkal Ilir.

Data dari Dinas Kesehatan Tanjabbar menyebutkan, terhitung tahun 2002 hingga 2011, penderita penyakit mematikan ini berjumlah 25 orang. Jumlah tersebut termasuk tiga orang sepanjang Januari hingga Juli 2011.

"Ada 50 persen penderita yang meninggal dan empat orang dinyatakan menghilang," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tanjabbar, Dwikora Sulaksono, Senin (25/7).

Penderita HIV/AIDS di Tanjabbar, selalu mengalami kenaikan setiap tahun. Selain dari Kecamatan Tungkal Ilir, penderita AIDS juga berasal dari Tebing Tinggi.

Peningkatan yang terjadi setiap tahun menyebabkan Tanjabbar masih menempati peringkat kedua dari jumlah penderita AIDS di Provinsi Jambi.

"Paling banyak pria yang mengidap AIDS yang usia produktif, kalaupun ada bayi, mungkin karena transmisi dari ibu," ujarnya.

Upaya penanggulan selain memberikan kondom gratis, juga membentuk kelompok penjangkau di setiap puskesmas. Sebanyak empat orang sudah tergabung di kelompok itu. Tujuannya, kata Dwikora, untuk mempermudah pengobatan dan pengidentifikasian bagi penderita AIDS.

Mengenai pemberian kondom gratis, hingga saat ini sudah sekitar 7.000 kondom dibagikan di lima outlet yang tersebar di Tanjabbar. Pemberian kondom gratis akan terus berlanjut hingga tahun 2015 mendatang.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4479