Marak Penggunaan Kondom Bekas, BKKBN Papua Butuh Banyak Penyuluh
Tanggal: Friday, 29 July 2011
Topik: Narkoba


Suara Merdeka CyberNews, 26 Juli 2011

Jakarta, Maraknya penggunaan kondom bekas di wilayah Pegunungan Tengah Papua, membuat risih Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setempat. BKKBN Papua meminta pemerintah provinsi Papua menambah jumlah penyuluh kesehatan, disinyalir saat ini sosialisasi alat kontrasepsi itu masih minim.

Juru Bicara BKKBN, Agus Fauzi mengatakan, melihat kondisi wilayah tersebut, idealnya jumlah penyuluh yang disediakan sedikitnya 800 orang. Tetapi saat ini, jumlah penyuluh jauh di bawah angka tersebut.

Warga banyak yang pakai kondom bekas dan tidak tahu kapan masa berlaku kondom. Bahkan mereka biasa meminjamkankan kondom bekas tersebut kepada kawannya dan secara berulangkali. urangnya sosialisasi kondom turut meningkatkan kasus HIV/AIDS. Saat ini, angka HIV/AIDS di Papua telah mencapai 7300 kasus. (Diantika PW, KBR/CN27/JBSM)

Sumber: Suara Merdeka CyberNews



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4483