BKKBN perlu manajemen kependudukan
Tanggal: Friday, 29 July 2011
Topik: Narkoba


Waspada Online, 26 Juli 2011

MEDAN - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara harus memiliki manajemen kependudukan dan membahasnya secara komprehensif. Hal ini bertujuan dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan penduduk di Indonesia.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan problem besar di Indonesia adalah persoalan kemiskinan, karena belum ada perspektif yang sama mengenai Undang-undang Kependudukan.

"Instansi terkait, terutama BKKBN harus punya program membangun penduduk yang lebih berkualitas dan penduduk yang berkualitas akan lebih kompetitif," ujar Khofifah, kapada Waspada Online, tadi sore.

Untuk itu, menurut Khofifah, BKKBN perlu mengadvokasi pemerintah daerah dan panitia anggaran DPRD dalam mensukseskan pembangunan penduduk yang lebih berkualitas. Satu di antaranya melalui pencapaian target dari program MDGs 2001.

"Yang isinya antara lain, memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar, mempromosikan kesetaraan gender, mengurangi jumlah kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV AIDS, penyakit malaria, dan lainnya," ujar Khofifah.

Khofifah sulit membandingkan BKKBN zaman reformasi dan orde baru. “Kalau dulu, sewaktu saya masih berada dikabinet, dari APBN yang ada, untuk alat kontrasepsi hanya dialokasikan lima belas persen dari kebutuhan," ungkapnya.

Jadi, menurut Khofifah, bagaimana menutupi 85 persen lagi, maka harus dilakukan program ketuk pintu dan akhirnya secara bergilir mereka ingin mendapat keyakinan kalau anggarannya memang tak cukup. "Tapi, sekarang saya tidak dengar ada program ketuk pintu itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sumut, Nofrijal, mengaku akan terus berupaya mengatasi ledakan penduduk di Sumut melalui sosialisasi dan penyuluhan program KB kepada pasangan usia subur. Selain itu meningkatkan peran pemuda, pemerataan akses pelayanan, dan peningkatan kualitas pelayanan.

Sumber: Waspada Online



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4484