Arah Pelayanan Kesehatan Tingkatkan Mutu dan Profesionalisme
Tanggal: Monday, 01 August 2011
Topik: Narkoba


Suara Karya, 01 Agustus 2011

Dari tahun ke tahun Pemprov DKI berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sejauh ini pelayanan kesehatan di ibukota dinilai sudah membaik.. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, salah satu barometer peningkatan pelayanan kesehatan adalah sekarang ini seluruh puskesmas kelurahan telah mampu memberi layanan klinik gigi dengan tarif yang relatif murah yakni Rp 5.000.

Tentu saja, masih ada kelemahan-kelemahan di sana -sini. "Tetapi kita terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh puskesmas dan RSUD. Ini diharapkan semakin sedikit warga Jakarta yang komplain terhadap pelayanan kesehatan," kata Fauzi Bowo.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emawati menegaskan, arah kebijakan kesehatan masyarakat di Jakarta adalah meningkatkan mutu dan profesionalisme tenaga medik, sehingga dapat saling mendukung dalam memberikan prioritas pada upaya peningkatan kesehatan, kemudian pencegahan dan penyembuhan, serta pemulihan dan rehabilitasi masyarakat.

"Kami juga berupaya memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan termasuk sarana dan prasarana dalam bidang medis dan ketersedian obat yang harganya dapat dijangkau masyarakat." katanya.

Layanan rawat inap di puskesmas kecamatan yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2010, pada tahun 2011 akan ada sembilan puskesmas yang menyediakan layanan rawat inap. Sedangkan tahun 2012 diharapkan tersedia 10 Puskesmas rawat inap.

"Kualitas pelayanan puskesmas terus ditingkatkan agar jumlah puskesmas yang mendapatkan sertifikasi ISO bisa mencapai 75 persen pada tahun 2012," ujar Fauzi Bowo belum lama ini. Gubernur menjelaskan, untuk RSUD, Pemprov DKI menargetkan seluruh RSUD dapat meraih ISO 9001:2008, dan melakukan akreditasi 16 jenis layanan untuk meraih akreditasi pelayanan lengkap.

Pelayanan kesehatan keluarga miskin (gakin) pun terus meningkat setiap tahunnya.

Dikatakannya jumlah penerima layanan kesehatan Gakin meningkat dari 2,3 juta warga pada tahun 2009 menjadi 2,5 juta warga pada tahun 2010. Tahun 2011 ini Pemprov DKI menargetkan 2,7 juta warga dapat dilayani melalui program Gakin.

"Hasil survei pada bulan Juni 2010 menyimpulkan bahwa tingkat keberhasilan layanan kesehatan di DKI mencapai 60-70 persen. Bulan Januari 2011, Pemprov DKI juga memperoleh penghargaan Penanggulangan HIV/AIDS dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat atas keberhasilan menjalankan satu dari delapan tujuan MDGs," katanya. (Advertorial/Yon Parjiyono)

Sumber: Suara Karya Online




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4508