http://www.balipost.co.id
">


Kafe Remang-renang Mesti Ditindak
Tanggal: Thursday, 04 August 2011
Topik: Narkoba


Bali Post, 02 Agustus 2011

Keberadaan kafe remang-remang yang kini disinyalir banyak bermunculan mestinya ditindak tegas. Apalagi kafe tidak dilengkapi izin maupun IMB sebagai salah satu persyaratan untuk membangun suatu usaha. Jika melihat keberadaan kafe belakangan ini memang justru sering menjadi tempat hal-hal tidak diinginkan. Di antaranya sering terjadinya mabuk-mabukan, apalagi diiringi cewek-cewek cantik yang berkedok sebagai waitress tentu membuat tergiur setiap orang ingin selalu ke kafe.

Orang yang datang ke kafe tidak selalu hanya ingin minum-minum setelah itu pulang. Akan tetapi bagi yang mengalami depresi karena sebab tertentu, pelariannya memilih ke kafe sebagai hiburan.

Di sinilah masalah demi masalah sering terjadi. Hanya tersinggung akibat senggolan saja bisa menjadi malapetaka sampai berujung pembunuhan. Evaluasi mestinya sudah menjadi catatan semua pihak bahwa kafe yang disertai lampu remang-remang mesti bisa ditindak tegas. Jika tidak kafe dengan multipermasalahannya pasti akan terus berlanjut. Bukan sampai di situ saja, kafe liar juga dituding turut andil menyuburkan praktik seks bebas di kalangan masyarakat yang selanjutnya berujung pada melonjaknya kasus HIV/AIDS di Bali (Bali Post, 30/7).

Hal seperti ini tidak layak dibiarkan. Pemerintah pasti berani mengambil tindakan tegas. Biar siapa pun bekingnya, sebab masalah ini menyangkut orang banyak demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Sumber: http://www.balipost.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4520