Di Batam, 31 Orang Tewas Akibat HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 08 August 2011
Topik: HIV/AIDS


Surya Online, 05 Agustus 2011

BATAM - Sejak Januari - Juni, tercatat 31 warga Batam Kepulauan Ria, yang meninggal akibat menderita HIV/AIDS. Padahal selama tahun 2010 orang yang meninggal akibat penyakit itu ‘hanya’ 43 orang.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kota Batam, Pieter P Pureklolong mencatat, pada Januari hingga Juni 2011 jumlah warga Batam yang meninggal karena HIV/AIDS terdiri dari 15 pria dan 16 wanita.

Angka itu menunjukkan kecenderungan peningkatan, dibandingkan selama satu tahun penuh pada 2009 yang “baru” 36 orang meninggal karena HIV/AIDS, kemudian melejit menjadi 42 orang meninggal pada 2010.

Menurut Pureklolong, banyak faktor yang membuat jumlah penderita di Batam terus meningkat. Namun hubungan seksual dengan pekerja seks komersial, menjadi faktor utama penyebaran HIV/AIDS di Batam. “Menjamurnya tempat prostitusi di Batam, memang menimbulkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan penderita HIV/AIDS baru,” kata dia.

Faktor lain, katanya, penggunaan narkoba dengan suntik, kesukaan pada sesama jenis dan penularan virus dan penyakit dari orang tua pada anak-anak. “Di Batam sudah ditemukan wanita hamil yang terjangkit HIV/AIDS, beberapa orang tua mengetahui dirinya terjangkit saat melahirkan anaknya yang juga telah positif HIV/AIDS,” tambah dia.

Sementara data penderita HIV selama tahun 2010, ada 317 kasus dengan angka kematian sebanyak 42 orang. Di Kepri, kata Pureklolong, Batam adalah daerah dengan jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak. Hampir seluruh penderita HIV-AIDS di Batam masih berusia produktif antara 15-49 tahun. “Berarti ada yang masih sekolah. Makanya bahaya HIV/AIDS perlu disosialisasikan hingga tingkat sekolah,” kata dia.

Sumber: Surya Online



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4533