Aktivis HIV/AIDS Ini Jalan Kaki Bandung-Jakarta
Tanggal: Monday, 08 August 2011
Topik: HIV/AIDS


Tempo Interaktif, 05 Agustus 2011

Bandung - Derajat Ginanjar, kapten tim sepak bola dari Rumah Cemara, Bandung, berjalan kaki dari Kota Kembang itu ke Jakarta, mulai Sabtu, 6 Agustus 2011. Perjalanan Ginan--sapaan pria 31 tahun itu--diperkirakan akan memakan waktu empat hari.

Aksi itu dilakukan Ginan untuk memenuhi janji atau nazarnya lantaran tim sepak bolanya bisa berangkat ke Prancis. Kapten tim yang juga aktivis HIV AIDS di Bandung itu hari ini berjalan kaki ke Jakarta.

Menurut Ginan, semula timnya terancam gagal berangkat seperti tahun lalu karena tak punya dana. Ia pun bernazar akan jalan kaki Bandung-Jakarta jika tim mendapat sponsor. Beberapa hari lalu sejumlah donatur dari pemerintah dan perusahaan jamu akhirnya memberi bantuan. "Nazar ini sebagai tanda bersyukur," katanya sebelum berangkat.

Di Prancis, timnya akan berlaga di ajang Homeless World Cup 2011 pada 21- 28 Agustus 2011 nanti. Kompetisi yang digelar sejak 2003 itu, kali ini diikuti 70 negara. Pesertanya berasal dari berbagai lembaga swadaya masyarakat yang peduli masalah tunawisma, pengangguran, kemiskinan, mantan narapidana, narkotik, dan orang dengan HIV/AIDS.

Tim Indonesia diwakili empat pemain dari Rumah Cemara, Bandung, yaitu Ginan, Gimgim Sofyan, Tesa, dan Edward. Sedangkan empat orang lainnya aktivis kaum miskin kota dari Jakarta. Mereka yang berusia antara 23-31 tahun itu akan bertanding soccer street.

Juru bicara Rumah Cemara Karmala Wardhani mengatakan tim diundang karena program Football for Change yang dikirim tahun lalu diterima panitia. Program rancangan dari yayasan pendamping Orang dengan HIV AIDS (ODHA) itu ingin mengenalkan masyarakat tentang bahaya penyakit tersebut dan mencegahnya lewat permainan sepak bola. Kegiatan itu juga agar ODHA berbaur ke masyarakat dengan olahraga. "Untuk memberi semangat hidup dan berkarya," katanya, Sabtu 6 Agustus 2011.

Menurut Karmala, Indonesia baru pertama kali ini akan mengirimkan tim. Homeless World Cup memberikan kesempatan dan bukti bahwa ODHA juga mampu berolahraga dan berprestasi.

ANWAR SISWADI

Sumber: Tempo Interaktif




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4538