Jumlah Penderita HIV/AIDS di Kupang Meningkat
Tanggal: Wednesday, 10 August 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 09 Agustus 2011

KUPANG: Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga akhir Juli 2011 sebanyak 281 orang. Jumlah ini meningkat dibanding Mei yang tercatat 271 orang.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Kupang, Bastian Benufinit, Selasa (9/8) mengatakan peningkatan jumlah penderita tersebut, karena warga Kota Kupang, terutama kelompok beresiko, para pekerja seks dan kelompok lainnya, mulai berani untuk melakukan pemeriksaan rutin ke sejumlah klinik voluntary counseling and testing (VCT) yang tersedia di ibu kota Provinsi NTT itu.

Dia mengakui, ketersediaan unit layanan VCT di daerah tersebut, masih belum merata penyebarannya dan karena itu masih membutuhkan tambahan unit pemeriksaan tersebut agar lebih dekat dengan masyarakat, sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin ke klinik tersebut.

Menurut dia, seharusnya di sejumlah lokasi, seperti yang berada di lokasi para penghuni pekerja seks di Kelurahan Alak Kota Kupang, harus disediakan satu unit klinik VCT, sehingga lebih memudahkan para penghuninya untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Dari penderita HIV/AIDS tersebut terdiri atas HIV 199 orang dan dan AIDS 82 orang, dengan akumulasi jenis kelamin untuk keseluruhan laki-laki 175 orang dan perempuan 106 orang.

Dari aspek usia, jumlah terbanyak yang terinveksi HIV/AIDS berada pada golongan usia produktif yaitu berkisar 26 hingga 30 tahun yang berjumlah 74 orang, menyusul usia 31-35 tahun 60 orang, usia 21-25 tahun berjumlah 52 orang dan pada usia 36-40 tahun berjumlah 25 orang.

Sedangkan yang berusia nol-lima tahun tercatat 12 orang, usia 16 hingga 20 dan 41 hingga 45 masing-masing berjumlah 16 orang, usia 46- 50 tahun 14 orang, dan usia 51-55 tahun delapan orang.

Sedangkan untuk klasifikasi jenis pekerjaan, kata Benufinit, prosentasi tertinggi berada pada kelompok pekerjaan lain-lain berjumlah 23 persen, menyusul swasta 17 persen, pekerja seks 16 persen, ibu rumah tangga 15 persen, pegawai Negeri Sipil (PNS) 10 persen, mahasiswa empat persen, ojek dan TNI/Polri masing-masing tiga persen. (Ant/OL-04)

Sumber: Media Indonesia



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4552