Pemko Medan Gelar Sosialisasi Ranperda Penanggulangan HIV/AIDS
Tanggal: Friday, 19 August 2011
Topik: HIV/AIDS


TribunNews.Com, 18 Agustus 2011

MEDAN - Pemko Medan melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat menggelar sosialisasi Ranperda Kota Medan tentang Penanggulangan HIV/AIDS kepada tokoh masyarakat di Hotel Grand Antares Jalan Sisingamnagaraja Medan, Kamis (18/8).

Kegiatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman dan kebersamaan sehingga tercipta sinergi antara Pemko Medan dengan masyarakat dalam penanggulangan sekaligus pencegahannya.

“Sosialisasi ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya Pemko Medan dalam rangka penanganan dan pencegahan perkembangan HIV/AIDS di Kota Medan. Dengan demikian dapat menyelamatkan jiwa-jiwa, termasuk generasi penerus bangsa,” sebut Walikota MedanRahudman Harahap dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Askesmas Musaddad Nasution

Dijelaskannya, perkembangan AIDS kini telah sampai ke wilayah pedesaan. Perkembangan penyakit mematikan ini umumnya disebabkan hubungan seksual, transfusi darah maupun pemakaian alat-alat suntik yang korbannya adalah pengguna narkoba. Sejauh ini HIV/AIDS belum bisa ditangani secara medis. Apabila korbannya positif terjangkit, maka berujung pada maut

Kemudian diingatkannya, HIV/AIDS tidak memandang korban dari golongan manapun. Baik itu golongan kaya maupun miskin, dewasa sampai balita serta orang berpendidikan atau tidak berpendidikan telah banyak menjadi korbannya. “Tidak tertutup kemungkinan HIV/AIDS mengancam bagian dari keluarga kita,” ujarnya mengingatkan.

Itu sebabnya HIV/AIDS merupakan masalah serius. Untuk itu harus fokus dalam upaya pencegahan dan penanganannya. “Jika tidak dari sekarang dilakukan upaya-upaya pencegahan, dikhawatirkan virus HIV/AIDS semakin banyak memakan korban. Bahkan, tidak tertutup mengancam masa depan anak cucu kita sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Diakuinya, Pemko Medan tidak akan mampu melakukan pencegahan dan penanganan HIV/AIDS sendiri tanpa didukung semau unsur yang ada di masyarakat. Untuk itu dibutuhkan sense of belonging dan sense of participation dari semua unsur masyarakat dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Karenanya, diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi dapat memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya guna membangun persepsi dan komitmen yang sama terhadap upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kota Medan.

Selain itu, lanjutnya, peran tokoh agama, masyarakat, pemuda dan lembaga-lembaga kemasyarakatan harus dipadukan guna menekan perkembangan HIV/AIDS seminimal mungkin. Untuk melakukan itu tentunya dibutuhkan kesadaran, penjiwaan dan kerelaan hati semua pihak sehingga apapun program penanganan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan efektif.

Sebelumnya, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Ahmad Raja Nasution selaku ketua panitia sosialisasi dalam laporannya mengungkapkan, maksud kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan dan meningkatkan rasa memiliki terhadap Ranperda tentang penanggulangan HIV/AIDS sekaligus memahaminya. Sebab, peran tokoh masyarakat dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kota Medan cukup penting.

“Sedangkan tujuan sosialisasi ini digelar untuk menghimpun m,asukan dan tanggapan dari tokoh masyarakat terhadap keberadaan Ranperda tentang Penanggulan HIV/AIDS. Di samping itu untuk memberikan pemahaman yang sama di antara tokoh masyarakat terhadap Ranperda tentang Penaggulangan HIV/AIDS,” ujar Ahmad Raja.

Diungkapkannya, sosialisasi ini diikuti sekitar63 peserta dengan perincian utusan dari kecamatan sebanyak 42 orang, MUI Kota Medan (2 orang), Kemenag Kota Medan (2), Forum Komunikasi Lembaga Adat (2), KNPI Kota Medan (2), Perhimpunan Hotel dan restoran (2) serta Forum Komunikasi Umat Beragama (11). Sedangkan yang menjadi nara sumber adalah Wakil ketua DPRD Medabn Ikrimah hamidy ST, Kadis Kesehatan Kota Medan dan Badurani S Psi dari LSM Galatea. (ari/tribun-medan.com)

Sumber: TribunNews.Com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4598