Tim Rumah Cemara Bertekad Tampilkan Permainan Terbaik
Tanggal: Friday, 19 August 2011
Topik: Narkoba


Detik.Com, 18 Agustus 2011

Bandung - Untuk pertama kalinya, Indonesia mengikuti Homeless World Cup yang tahun 2011 ini diselenggarakan di Perancis. Rumah Cemara mewakili Indonesia dengan mengirimkan 1 tim yang terdiri dari 8 orang, di mana 4 diantaranya adalah orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Meski ingin sekali membawa kemenangan, namun mereka tak mau main dengan beban itu. Sebab ini adalah pengalaman pertama mereka.

Hal itu diungkapkan beberapa orang anggota tim saat berbincang sebelum berangkat ke bandara untuk bertolak ke Perancis petang nanti di Rumah Cemara, Jalan Gegerkalong Girang, Kamis (18/8/2011).

"Di pertandingan ini memang bawa Indonesia, tapi saya tidak mau dijadikan beban. Yang jelas saya mau memberikan yang terbaik di lapangan nanti," ujar Ginandjar Dradjat. Hasil pertandingan nanti menurutnya bagaimana upaya tim nanti menampilkan permainan.

Senada dengan Ginandjar, Trieklas Tesa yang juga tak mau membebani diri untuk bisa meraih kemenangan dalam pertandingan yang baru mereka ikuti pertama kalinya ini.

"Sebelum main untuk Indonesia, saya main untuk diri saya sendiri. Saya mengeluarkan semampunya yang saya bisa. Enggak ada target, yang penting main bagus. Karena kan kita semua juga enggak tahu seperti apa sih atmosfer main disana. Yang pasti sih ecxiting," kata laki-laki berambut mohawk itu.

Persiapan yang ia lakukan untuk menghadapi pertandingan, di antaranya mengikuti latihan rutin serta persiapan fisik dan mental.

Model pertandingan ini menggunakan sistem street soccer, di mana 4 orang melawan 4 orang dan tidak ada sitem gugur. Nantinya 8 orang pemain yang mewakili Indonesia itu akan bermain secara bergantian dalam setiap pertandingan.

Sementara itu Humas Rumah Cemara, Bonang menuturkan, besar harapan Tim Indonesia ini bisa mengharumkan nama bangsa.

"Ya targetnya bisa mengharumkan nama bangsa supaya ada ekspansi level internasional dalam sebuah prestasi dari mereka yang termarginalkan. Tapi sudah bisa mengirimkan saja ini sudah jadi sebuah sejarah buat kita," kata Bonang.

Sama dengan pertandingan sepakbola lainnya, akan ada beberapa gelar juara yang akan diberikan, namun ia mengaku belum tahu ada berapa juara dan apa saja hadiahnya. (tya/ern)

SumberDetik.Com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4603